Liputan6.com, Jakarta - Malam yang seharusnya menjadi ruang hiburan berubah menjadi mimpi buruk bagi seorang seniman di Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Asyik Nurdiansyah, pemain keyboard organ tunggal asal Dukuh Karanglegi, Desa Patalan, Kecamatan Blora, dikeroyok saat mencari nafkah di atas panggung.
Peristiwa itu terjadi pada Jumat (12/6/2026) sekira pukul 23.00 WIB di Dukuh Sukorame, Desa Tutup, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, dalam sebuah acara tasyakuran ulang tahun anak yang digelar oleh tuan rumah bernama Joni.
Korban menuturkan, awal mula keributan terjadi ketika ada orang dalam kondisi mabuk naik ke atas panggung usai menyumbangkan lagu. Saat berjoget, orang tersebut tanpa sengaja menyenggol keyboard yang sedang dimainkannya hingga nyaris terjatuh.
Advertisement
"Dari awal kejadian itu keyboard saya kesenggol orang mabuk habis nyumbang lagu. Keyboard-nya hampir jatuh sampai miring. Langsung saya bilangin maksudnya suruh hati-hati," ujar Asyik.
Menurutnya, saat itu dirinya hanya ingin memastikan alat musik yang digunakan tetap berfungsi normal. Namun situasi berubah ketika tuan rumah naik ke atas panggung.
"Saya cek dulu keyboard saya, kalau bisa kan saya benerin dulu. Mungkin dari pihak yang punya rumah berpikiran mau saya berhentikan. Langsung emosi, mungkin dikira mau selesai atau gimana," katanya.
Diketahui, saat ini video keributan berdurasi singkat yang memperlihatkan aksi saling dorong hingga pengeroyokan di atas panggung pun viral di media sosial dan memantik perhatian publik.
Â
Â
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258380/original/080856200_1781339174-1781334588873.jpg)
Saling Dorong hingga Dikeroyok
Informasi di kepolisian, acara hiburan sebenarnya berlangsung kondusif sejak pukul 20.00 WIB dengan tamu sekitar 40 orang.
Keributan pecah saat lagu terakhir dibawakan sekira pukul 23.00 WIB. Joni bersama beberapa rekannya naik ke panggung untuk berjoget. Tanpa sengaja, alat musik tersenggol hingga musik berhenti sementara dan situasi kemudian memanas.
Terjadi perselisihan antara Asyik dan Joni yang berujung aksi saling dorong di atas panggung. Momen itu direkam salah satu penyanyi dan kemudian beredar luas di media sosial.
Dalam laporan tersebut, polisi juga mencatat adanya dugaan konsumsi minuman keras oleh pihak penyelenggara bersama teman-temannya sebagai salah satu faktor pemicu keributan.
Akibat kejadian itu, Asyik mengalami sejumlah luka hingga berdarah.
"Saya luka memar-memar di atas alis mata sama hidung. Tadi malam keluar darah. Terus luka di kepala atas ada sekitar tiga titik," ungkapnya.
Meski sempat dimediasi oleh Bhabinkamtibmas dan Babinsa di lokasi kejadian, Asyik mengaku memilih menempuh jalur hukum.
Malam itu juga, dia mendatangi SPKT Polsek Tunjungan untuk membuat pengaduan dan menjalani visum.
"Tadi malam sudah langsung laporan dan melakukan visum. Harapannya saya sebagai korban, pelaku diberikan efek jera," tegasnya.
Â
Advertisement
Polisi Lakukan Penyelidikan
Kasat Reskrim Polres Blora, AKP Zaenul Arifin, membenarkan pihaknya tengah mendalami kasus tersebut.
"Ini baru cek mas, di lidik lokasi di wilayah Polsek Tunjungan," ujarnya.
Saat ditanya apakah para pelaku sudah diamankan, ia mengaku masih berkoordinasi dengan jajaran Polsek Tunjungan.
"Saya baru komunikasi dgn Polsek Tunjungan mas," katanya.
Terkait konsekuensi hukum apabila penyelenggara hajatan tidak memenuhi ketentuan yang berlaku, kepolisian menyebut pihak terkait dapat dimintai keterangan.
"Bisa dipanggil di Polsek Tunjungan untuk dimintai keterangan," tandasnya.
Kasus ini juga mendapat perhatian dari Sedulur Seniman Blora (SSB). Ketua SSB Budi Santosa mengaku telah menemui korban dan akan berkoordinasi dengan seluruh ketua komunitas seniman untuk menentukan langkah organisasi.
"Korban sudah saya temui dan kita menunggu proses selanjutnya," ujarnya.
"Sekarang korban baru diperiksa dan dimintai keterangan Polsek. Kita nunggu bagaimana kelanjutannya," tambah Budi.
Lebih lanjut, ia memastikan dalam waktu dekat akan dilakukan konsolidasi internal.
"Secepatnya juga kita akan koordinasi dengan semua ketua komunitas masing-masing," pungkasnya.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5528977/original/025088700_1773301964-BGN_klaim_pendaftaran_PPPK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5441706/original/046861700_1765516083-jasa_marga.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5249187/original/085359700_1749630481-PejalanKaki.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8219345/original/056761200_1781079103-koperasi_desa-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258379/original/069085500_1781339174-1781334598414.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1372912/original/058624800_1476349179-blora.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9245742/original/085478200_1783138991-verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299398/original/064759200_1784250864-000_B8VA8NK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300741/original/083077900_1784373810-olmo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301596/original/087157300_1784500330-063_2286807575.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4786318/original/084826700_1711521270-GJmtYCIbgAAkw1f.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299963/original/007789300_1784281017-mainoo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302516/original/062060500_1784564493-IMG-20260720-WA0027.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8457219/original/046373800_1782355631-1782351794142.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262861/original/026507500_1781852010-IMG_20260618_140632_768.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5355545/original/056903800_1758342681-f4ce2b1a-5eb7-4948-b75d-17f8554c5a58.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7550610/original/041293200_1780326732-1000335504.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7117956/original/044458300_1779902682-1779896694286.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5675114/original/090392800_1778543269-1778520783541.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5632700/original/050817200_1778231994-IMG-20260508-WA0060.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5566592/original/086323000_1777198496-Foto_2__2_.jpg)