Polisi Ungkap Dugaan Penyebab Kematian Pelajar di Aliran Rawa Perkebunan Sawit PTPN

Berdasarkan ciri-ciri, korban memiliki tinggi sekitar 160 cm, berkulit sawo matang dan berambut pendek tebal.

Diterbitkan 21 April 2026, 14:22 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Polisi menyelidiki penyebab tewasnya seorang pelajar yang ditemukan di aliran rawa perkebunan sawit PTPN VII Bekri, Kecamatan Bekri, Minggu malam (19/4/2026). Korban diketahui bernama Rafli Lian Saputra (17), warga Kampung Kesumajaya, Kecamatan Bekri. Dia ditemukan dalam kondisi telungkup di dalam air rawa, terjepit di antara pohon sawit di kawasan simpang Sumberejo, Kampung Sinar Banten. Korban diduga meninggal karena kecelakaan tunggal.

Kapolres Lampung Tengah AKBP Charles Pandapotan Tampubolon mengatakan, berdasarkan ciri-ciri, korban memiliki tinggi sekitar 160 cm, berkulit sawo matang dan berambut pendek tebal.

"Saat ditemukan, korban mengenakan sweter hitam dan celana jin biru dongker," kata Charles, Selasa (21/4/2026).

Kepolisian yang menerima laporan segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP bersama unit Inafis Polres Lampung Tengah.

"Selain itu, tim kami juga memasang garis polisi (police line) guna mengamankan lokasi serta menjaga status quo tempat kejadian perkara," jelasnya.

Charles bilang, langkah lain yang dilakukan yakni menghubungi keluarga korban serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.

"Dari informasi awal saksi, terdapat dugaan korban mengalami kecelakaan tunggal sebelum ditemukan meninggal dunia," ungkapnya.

Meski demikian, Charles menegaskan masih mendalami kemungkinan lain, termasuk memastikan ada tidaknya unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut.

"Sejauh ini, tidak ditemukan adanya barang milik korban yang hilang di lokasi kejadian. Penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap secara pasti penyebab kematian korban," tandasnya.

Â