Wanita Maros Tega Buang Bayinya karena Malu Melahirkan Anak Hasil Hubungan Gelap Saat Proses Cerai

Wanita di Maros itu melahirkan bayinya di kamar mandi seorang diri, kemudian membuangnya di dekat kandang kambing.

OlehFauzan
Diterbitkan 07 April 2026, 09:26 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Seorang perempuan berinisial SH (45) diamankan aparat kepolisian setelah diduga membuang bayi laki-laki yang baru dilahirkannya di Dusun Leko, Desa Bontomarannu, Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan pada Sabtu (4/4/2026).

Kasat Reskrim Polres Maros, AKP Ridwan membenarkan kejadian tersebut. Dia menyebut bayi itu pertama kali ditemukan warga yang curiga mendengar suara tangisan di sekitar kandang kambing.

"Bayi itu ditemukan setelah warga curiga mendengar suara tangisan di sekitar lokasi. Warga awalnya mengira suara tersebut berasal dari hewan, namun setelah dicek ternyata bayi laki-laki yang masih hidup,” ujar Ridwan, Selasa (7/4/2026).

Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Moncongloe langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil penyelidikan awal, polisi menemukan jejak darah yang mengarah ke rumah pelaku.

“Dilakukan olah TKP dan ditemukan jejak darah yang berjarak 50 meter dari lokasi awal. Dari hasil penyelidikan, kami mengarah kepada seorang perempuan yang diduga ibu dari bayi tersebut," kata Ridwan.

 

Usai Lahirkan Bayi di Kamar Mandi, Bayi Dibuang

Setelah dilakukan interogasi, SH mengakui telah melahirkan bayi tersebut seorang diri di kamar mandi rumahnya. Usai melahirkan, bayi itu kemudian dibawa ke belakang rumah dan ditinggalkan di dekat kandang kambing.

“Terduga pelaku mengaku membuang bayinya karena merasa malu, lantaran bayi tersebut merupakan hasil hubungan di luar pernikahan,” jelas Ridwan.

Polisi juga mengungkap kondisi pribadi pelaku. SH diketahui telah berpisah dengan suaminya selama sekitar empat tahun, namun belum resmi bercerai. Ia sempat menjalin hubungan dengan pria lain hingga hamil, namun kemudian ditinggalkan.

"Dia pisah dengan suaminya sekitar 4 tahun, namun belum cerai. Jadi dia hamil, namun ayah dari bayi itu sudah lama meninggalkan Ibu suhartina dan entah di mana keberadaannya," beber Ridwan.

Saat ini, bayi tersebut telah mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Moncongloe. Sementara itu, SH masih menjalani perawatan di rumah sakit sambil menjalani proses hukum.

"Kami membawa bayi ke Puskesmas Moncongloe. Kami lakukan interogasi saksi-saksi dan terduga pelaku yang saat ini masih dalam perawatan di RS Unhas," tutupnya.