Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana Sumatra Terus Disalurkan

Arus bantuan kemanusiaan ke sejumlah wilayah di Pulau Sumatra terus mengalir seiring upaya pemulihan masyarakat terdampak bencana.

Diterbitkan 17 Januari 2026, 12:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Bantuan kemanusiaan untuk korban bencana Sumatra terus mengalir. Salah satunya datang dari SMA Tarakanita 2, Jakarta.

Perayaan setengah abad SMA Tarakanita 2, dilakukan dengan aksi donasi untuk korban bencana Sumatra. Menurut Kepala SMA Tarakanita 2, Yosef Todarung alias Eto, pendidikan di sekolah itu memang membentuk kepedulian terhadap sesama, yang diwujudkan dengan berdonasi.

"Inilah bentuk berbelarasa yang menjadi sendi nilai-nilai kehidupan seluruh komunitas Tarakanita," ujarnya.

Pada kesempatan ini seluruh donasi diberikan langsung oleh pimpinan Yayasan Tarakanita, Sr.Brigitta CB dan diterima oleh pastor selebran utama Ignatius Kardinal Suharyo.

"Kebahagiaan bagi seluruh komunitas SMA Tarakanita 2, selain bisa ikut berpartisipasi meringankan saudara di Sumatra," ungkap Eto.

"Kita melakukan donasi bagi korban bencana di Sumatra, khususnya di Keuskupan Sibolga," imbuhnya.

 

Genap Berusia 50 Tahun

Sementara itu, tahun 2026 jadi tahun istimewa bagi SMA Tarakanita 2, Jakarta. Sebab, sekolah itu pada tanggal 2 Januari 2026 lalu, genap berusia 50 tahun.

Ini merupakan usia emas perjalanan sekolah dalam melayani pendidikan bagi masyarakat. Berperan serta dalam membangun bangsa, dengan andil menciptakan manusia yang cerdas, berintegritas, dan berbelarasa terhadap sesama.

Bentuk syukur 50 tahun SMA Tarakanita 2, digelar perayaan Ekaristi dengan pastor selebran utama Ignatius Kardinal Suharyo, bersama Pastor Sudarminta S.J, Pastor Tarsisius Siswanto MSC, dan Pastor Herianus Markus Reponata, MSC.

"Melalui perayaan Ekaristi, harapan baru, semangat baru dalam pelayanan pendidikan yang semakin bermutu, dan SMA Tarakanita 2 terus maju," kata Eto.

Selain itu, perayaan 50 tahun SMA Tarakanita 2 dimeriahkan dengan kegiatan Tarq 2 Cup Lamerta. Kata "Lamerta" sendiri berasal dari bahasa Sansekerta, yaitu Amá¹›ta. Yang artinya tidak mati. Bisa diartikan 'abadi' dan digabungkan dengan slogan Waves of Light yaitu ombak cahaya.

Sehingga, Lamerta dapat didefinisikan menjadi air abadi yang mengalirkan semangat tanpa henti dengan nama panjangnya yaitu League of Art, Movement, and Expression of Tarakanita. Ada pula kado istimewa dari 50 tahun berdirinya SMA Tarakanita 2. Yakni pemberkatan gedung baru sekolah, yang dilakukan oleh Ignatius Kardinal Suharyo, S.J.

Sementara itu, Sekretaris Eksekutif sekaligus Kepala Kantor Yayasan Tarakanita Wilayah Jakarta, Sr. Yudith M. Maryani, CB, M.Pd. berharap agar peserta didik maupun alumni SMA Tarakanita 2 terus memiliki karakter positif. Sehingga, pada akhirnya mereka bisa berguna bagi dirinya sendiri, keluarga, masyarakat maupun bangsa.

"Harapan kami anak-anak yang masuk ke sekolah Yayasan Tarakanita itu tertanam pribadi yang cerdas, berintegritas, beriman dan berbelarasa. Itu yang kami tanamkan kepada anak-anak kami di seluruh Indonesia, di 59 sekolah Tarakanita kami," tandasnya.

Â