Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Pohon Besar Tiba-Tiba Tumbang Timpa Pelajar SMP Hingga Tewas

Suasana siang di Padangsidempuan yang cerah tiba-tiba berubah menjadi muram saat pohon tumbang menimpa pelajar yang sedang menunggu angkot pulang sekolah.

Diterbitkan 15 Januari 2026, 13:39 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Padangsidempuan - Suasana siang yang cerah di Jalan Raja Inal Siregar, Kota Padangsidimpuan, Selasa (13/1/2026), seketika berubah muram. Pohon besar tiba-tiba tumbang menimpa Fadli, seorang pelajar SMP Negeri 4 Padangsidimpuan.

Peristiwa pilu ini terjadi saat Fadli bersama tiga temannya sedang duduk beristirahat di depan Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS). Mereka diketahui tengah menunggu angkot pulang sekolah.

Hal yang membuat warga terperanjat adalah kondisi cuaca saat kejadian. Tidak ada angin kencang maupun hujan deras, pohon besar itu tiba-tiba tumbang. 

Video amatir yang beredar memperlihatkan momen memilukan saat batang pohon besar menghantam bagian kepala korban hingga ia tergeletak tak berdaya.

Kepala Lingkungan 8 Batunadua Jae, Hamzah, mengungkapkan bahwa pohon tumbang karena faktor usia dan kondisi batang yang sudah tidak sehat.

"Ada empat anak SMP yang sedang istirahat menunggu angkot. Ternyata pohon di lokasi itu sudah bolong tengahnya, sudah tua dan sebenarnya layak ditebang. Tiba-tiba jatuh dan mengenai korban," jelas Hamzah, Kamis (15/1/2026).

 

Luka Serius di Kepala

Meski sempat dilarikan ke RSUD Padangsidimpuan oleh warga sekitar, nyawa warga Lingkungan 2 Batunadua Jae ini tidak tertolong akibat luka parah pada bagian kepala. 

Isak tangis keluarga pecah saat jenazah remaja tersebut tiba di rumah duka untuk disemayamkan.

Tragedi ini memicu kekhawatiran sekaligus kritik dari warga setempat. Banyak yang menyayangkan keberadaan pohon-pohon tua di sepanjang jalan protokol yang kondisinya lapuk namun belum mendapat perhatian dari dinas terkait. 

Warga berharap adanya langkah cepat berupa perampingan atau penebangan pohon rawan tumbang agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Â