Kelompok Pemuda Serang Angkringan di Padangsidimpuan, 1 Orang Kena Bacok

Usai cekcok kelompok pemuda itu kembali lagi dengan membawa massa yang lebih banyak serta dilengkapi senjata tajam.

Diterbitkan 28 Juli 2026, 17:37 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Padangsidempuan - Suasana tenang di sebuah angkringan mendadak berubah mencekam. Sekelompok pemuda berandal secara brutal menyerang warung angkringan di Jalan Merdeka, Kelurahan Wek II, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan.

Akibat penyerangan brutal menggunakan senjata tajam tersebut, seorang karyawan angkringan harus dilarikan ke rumah sakit setelah menerima puluhan jahitan akibat luka bacok.

Pemilik angkringan, Mukti Harahap, menceritakan bahwa insiden bermula ketika tiga orang pemuda datang mengendarai sepeda motor ke lokasi usahanya tanpa alasan yang jelas. Setibanya di sana, mereka langsung melontarkan kata-kata kasar dan intimidasi kepada para pekerja.

"Setibanya di angkringan, mereka melontarkan kata-kata kasar dan bernada intimidasi kepada pekerja," ujar Mukti, Selasa (28/7/2026).

Merasa tidak terima dengan perlakuan tersebut, salah seorang pekerja angkringan mencoba menegur para pelaku. Sempat terjadi cekcok mulut di antara keduanya. Tak berselang lama, para pemuda itu justru kembali dengan membawa massa yang lebih banyak serta dilengkapi senjata tajam dan batu.

Kedatangan gerombolan beringas ini sontak membuat para pengunjung panik dan berlarian menyelamatkan diri. Nahas bagi Reza Azhari, salah satu karyawan angkringan, yang menjadi sasaran amukan dan dibacok secara membabi-buta oleh komplotan tersebut.

"Akibatnya, korban dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Padangsidimpuan karena mengalami luka bacok 25 jahitan," ungkap Mukti dengan nada prihatin.

Mukti menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak mengenal para pelaku dan merasa tidak pernah memiliki masalah dengan siapapun.

Selain melukai pekerjanya, penyerangan ini juga merusak fasilitas angkringan hingga menyebabkan kerugian material ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Ia berharap pihak kepolisian segera mengusut tuntas aksi kriminalitas ini dan menangkap seluruh pelaku yang tersisa.

Menanggapi insiden ini, Kasi Humas Polres Padangsidimpuan, AKP Ida Meri, menyatakan bahwa pihak kepolisian bergerak cepat dan telah mengamankan sejumlah terduga pelaku.

"Ada empat orang yang sudah diamankan. Saat ini mereka sedang menjalani pemeriksaan intensif di Satreskrim Polres Padangsidimpuan," pungkas Ida saat dihubungi melalui sambungan telepon.