Kondisi Terkini Balita di Bengkulu Usai Keluarkan Cacing dari Mulut dan Hidung

Khaira Nur Sabrina mengeluarkan cacing dari mulut dan hidung. Selain itu, balita ini juga mengalami gizi buruk.

Diperbarui 17 September 2025, 00:02 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Kondisi kesehatan balita Khaira Nur Sabrina saat ini semakin membaik usai mendapatkan penanganan medis. Khaira sebelumnya mengeluarkan cacing dari mulut dan hidung, saat dalam perawatan medis di rumah sakit.

"Kondisi bayi sekarang sudah ditangani oleh ahlinya, Alhamdulillah sudah terjadi perubahan. Tapi laporan terakhir ini kondisinya sudah mulai membaik," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu Edriwan Mansyur di Bengkulu, Selasa (16/09/2025). Dikutip dari Antara.

Edriwan menyatakan Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Seluma telah merujuk bayi berumur 1,5 tahun tersebut ke Rumah Sakit Umum Daerah M Yunus Provinsi Bengkulu, guna memberikan penanganan medis optimal bagi sang bayi.

"Dirujuk ke Rumah Sakit M Yunus dan sudah ditangani oleh dokter spesialis bedah anak. Kemudian, kami berkoordinasi kembali dengan Kabupaten Seluma agar di daerah asal sang bayi dilakukan tindakan-tindakan preventif," kata dia.

Menurut dia sebenarnya kejadian serupa juga terjadi pada satu anak lagi, kakak dari sang bayi, dan pemerintah daerah juga sudah memberikan penanganan medis.

"Keluarga ini memang ada riwayat sebelumnya kakaknya kan juga mengalami kejadian yang serupa. Cuman mungkin dalam hal penggunaan atau mengikuti aturan seperti pemberian obat cacing kemarin mungkin tidak ditaati mungkin itu ya. Jadi pemberian obat cacing kan sudah kita lakukan minimal 2 kali dalam setahun. Kemudian kemungkinan ada faktor lingkungan juga kemarin," katanya.

Dinas kesehatan merujuk bayi tersebut bukan hanya soal penanganan cacingnya saja, tetapi juga terkait peningkatan gizi sang bayi termasuk juga penanganan lingkungan rumah agar lebih sehat dan bersih.

"Pertama gizinya kan juga bermasalah ini. Beratnya juga sangat tidak seimbang dengan umurnya dan tindakan-tindakan preventif kita sudah lakukan di lapangan. Dan untuk kuratifnya di rumah sakit kawan-kawan di rumah sakit dokter sudah menangani dengan baik," ujarnya.