BPBD Imbau Warga Jatim Waspada Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan: Kita Bersiaga

BPBD Jawa Timur menetapkan siaga penuh menghadapi potensi cuaca ekstrem berupa angin kencang dan hujan lebat yang diprediksi berlangsung pada 10–17 September 2025.

Diterbitkan 11 September 2025, 20:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Penata Penanggulangan Bencana Ahli Madya BPBD Jawa Timur, Sriyono mengatakan, mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang diprediksi terjadi selama 10 sampai 17 September 2025. 

"Peringatan itu ditujukan kepada 22 kabupaten kota. Nah dari situlah kami dari BPBD Provinsi Jawa Timur, Pak Kalaksa sudah menindaklanjuti kepada seluruh kepala BPBD kabupaten kota se Jawa Timur untuk melakukan siaga," kata dia di kantor Dinas Kominfo Jatim, Kamis (11/9/2025).

Meski hanya untuk 22 kabupaten/kota, pihaknya mempersiapkan semuanya untuk 38 wilayah. "Sehingga kesiapan kami tidak hanya 22, tapi 38 kabupaten kota," jelas Sriyono.

Dia menuturkan, guna menghadapi cuaca ekstrem, pihaknya sudah menyiapkan peralatan dan logistik, seperti tenda, makanan, dan yang lainnya.

"Kami sudah memberikan atau mendistribusikan logistik, baik peralatan maupun logistik ke BPBD kabupaten kota se Jawa Timur," ungkap Sriyono.

 

 

Diminta Masyarakat Jangan Keluar Dulu

Sriyono menuturkan, cuaca ekstrem yang dimaksud berupa angin dan hujan. 

"Jadi angin kencang dan hujan, apabila dua itu akan terjadi pasti terjadi cuaca ekstrem," kata dia.

Sriyono mengimbau kepada masyarakat Jawa Timur, tolong selama satu minggu ke depan ini hindari berkerumun atau berteduh di pohon dan di pinggir jalan.

"Kalau terjadi awan yang begitu pekat dan tebal, segera mencari tempat aman untuk berlindung," ucapnya.

"Apabila memang betul-betul terjadi cuaca ekstrem, kami mohon masyarakat jangan keluar dulu, cari tempat yang aman untuk berlindung," pungkasnya.