Liputan6.com, Jakarta - Di antara kekayaan kuliner Nusantara yang berlimpah, ada satu sajian segar yang mulai mencuri perhatian para pecinta minuman manis tropis, yaitu Es Matoa. Minuman ini bukan sekadar pelepas dahaga biasa, melainkan simbol perpaduan rasa alami dari hutan-hutan Papua dengan bahan pelengkap dari berbagai penjuru Indonesia. Es Matoa adalah sajian berbasis buah matoa buah eksotis khas Papua yang memiliki aroma manis seperti rambutan dengan tekstur mirip kelengkeng.
Dalam racikannya, es ini biasanya dipadukan dengan kolang-kaling yang kenyal, jeli warna-warni yang lembut, serta irisan berbagai buah tropis seperti nanas, pepaya, atau mangga. Semua bahan tersebut kemudian direndam dalam kuah manis berisi air gula, sirup, atau kadang santan, dan disajikan dengan serutan es batu. Hasilnya adalah sebuah minuman yang memadukan rasa manis, segar, dan tekstur yang beragam memberi pengalaman unik pada setiap suapan.Â
Advertisement
Matoa, yang menjadi bintang utama dari minuman ini, merupakan buah yang jarang ditemukan di luar Papua dan Maluku, menjadikan es ini sebagai salah satu sajian yang membawa eksotisme lokal ke dalam bentuk kuliner yang mudah dinikmati siapa saja.
Buah matoa sendiri berasal dari pohon tinggi dengan nama ilmiah Pometia pinnata, yang tumbuh subur di hutan-hutan lembap Papua. Buah ini berwarna hijau keunguan ketika matang, berkulit tipis namun keras, dan memiliki daging buah yang putih bening dengan rasa manis legit.
Aromanya harum, menyerupai campuran durian dan leci, menjadikannya primadona tersendiri di kalangan masyarakat Papua. Oleh karena itu, ketika dijadikan bahan utama minuman dingin, matoa memberikan sentuhan eksotis yang tidak dimiliki oleh minuman es lainnya.
Kehadiran matoa dalam sajian es menjadikan minuman ini tidak hanya nikmat secara rasa, tetapi juga menyimpan cerita panjang tentang kekayaan alam dan kearifan lokal masyarakat Papua yang telah lama memanfaatkan buah ini sebagai bagian dari kehidupan mereka. Tidak hanya menyegarkan, Es Matoa juga memiliki nilai gizi yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Buah matoa kaya akan vitamin C, antioksidan, dan senyawa alami yang membantu meningkatkan daya tahan tubuh.
Sarat Vitamin
Ketika dikombinasikan dengan buah-buahan segar lainnya seperti pepaya dan nanas yang juga sarat vitamin, serta kolang-kaling yang dikenal baik untuk kesehatan sendi, minuman ini pun menjadi pilihan cerdas untuk mereka yang menginginkan sajian menyegarkan namun tetap menyehatkan.
Dalam cuaca tropis Indonesia yang panas, terutama di wilayah pesisir seperti Papua atau bahkan kota-kota besar seperti Jakarta, es matoa bisa menjadi alternatif sehat pengganti minuman bersoda atau es sirup buatan pabrik. Banyak pelaku UMKM pun mulai menangkap peluang ini dengan menjajakan es matoa sebagai salah satu produk unggulan di pasar kuliner lokal dan festival makanan tradisional.
Uniknya, Es Matoa adalah fleksibilitas dalam penyajiannya. Tidak ada aturan baku mengenai bahan campuran yang harus ada, sehingga setiap daerah bahkan setiap penjual bisa menghadirkan versi yang berbeda-beda.
Ada yang menambahkan nata de coco untuk sensasi kenyal tambahan, ada pula yang menggunakan sirup pandan atau cocopandan untuk memperkuat aroma tropisnya. Di beberapa warung makan khas Papua, es matoa bahkan disajikan dengan tambahan santan kental dan taburan kelapa muda, memberikan rasa gurih yang memperkaya keseluruhan cita rasa.
Ini menjadikan Es Matoa sebagai minuman yang tidak hanya menarik dari segi bahan, tapi juga mampu menjadi kanvas kreasi rasa yang tidak terbatas. Dalam setiap gelas es matoa, tersimpan kolaborasi antara alam, budaya, dan kreativitas masyarakat Indonesia.
Dalam geliat pariwisata kuliner dan upaya memperkenalkan potensi lokal ke ranah nasional maupun internasional, Es Matoa patut menjadi salah satu ikon baru dari Papua mewakili harmoni rasa, keunikan bahan, dan semangat kearifan lokal yang tak lekang oleh waktu. Maka ketika Anda berkesempatan mencicipi es matoa, ketahuilah bahwa Anda tidak hanya sedang menikmati segelas minuman dingin, tetapi juga sedang merasakan secuil keajaiban alam Papua yang hadir dalam setiap tegukan.
Penulis: Belvana Fasya Saad
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5555013/original/059216600_1776139675-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-14T102537.741.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311589/original/001361600_1785409060-pendamping_lokal_desa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5573660/original/028626000_1777948829-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-05-05T093819.531.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312395/original/029328500_1785490278-Screenshot_2026-07-31_154400.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3631460/original/023496600_1636734082-IMG-20211112-WA0079_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5269743/original/092797600_1751358995-Gianni_Infantino.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302387/original/003320700_1784544976-Argentina_s_Nicolas_Otamendi__19__and_Nahuel_Molina__26__scuffle_with_Spain___s_Rodri__16_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294318/original/065079400_1783829517-063_2285706113.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9245742/original/085478200_1783138991-verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299398/original/064759200_1784250864-000_B8VA8NK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300741/original/083077900_1784373810-olmo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4800730/original/023924000_1713004072-Screenshot_20240413_154231_WhatsApp.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304083/original/087184300_1784706378-satgas_damai_cartenz.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300431/original/072479000_1784351434-1002507749.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299104/original/045145300_1784193373-WhatsApp_Image_2026-07-16_at_15.30.50.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298923/original/079644800_1784187106-WhatsApp_Image_2026-07-16_at_14.23.25.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298627/original/036556600_1784178017-suanggi.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297630/original/076164100_1784101778-WhatsApp_Image_2026-07-15_at_14.18.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2334108/original/066597200_1534606749-Tambang_Freeport.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292270/original/068613700_1783589823-Presiden_Prabowo_Subianto-9_Juli_2026d.jpg)