Susi Air Resmi Layani Penerbangan Komersial di Bandara Husein Sastranegara, Mana Saja Rutenya?

Reaktivasi bandara melalui Susi Air diharapkan bisa menarik penumpang lalu memancing kembali permintaan penerbangan dari pesawat berbadan lebar seperti Airbus 320 ataupun Boeing 737.

Diperbarui 03 Juli 2025, 20:57 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Bandung - Bandara Husein Sastranegara di Kota Bandung membuka kembali penerbangan komersial dengan rute BandungYogyakarta PP oleh maskapai Susi Air, per Rabu, 2 Juli 2025. Diklaim, jadi titik awal reaktivasi penerbangan reguler di bandara tersebut.

“Penerbangan Susi Air ini merupakan salah satu penerbangan terpenting yang menjadi perintis reaktivasi dari jadwal-jadwal penerbangan rutin di Bandara Husein,” kata Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, dalam keterangan persnya di Bandung.

Dia berharap, reaktivasi bandara melalui Susi Air bisa menarik penumpang lalu memancing kembali permintaan penerbangan dari pesawat berbadan lebar seperti Airbus 320 ataupun Boeing 737.

Pemerintah Kota Bandung bersama maskapai penerbangan Susi Air, katanya, sedang menyusun strategi membuka rute tambahan, terutama ke daerah-daerah dengan waktu tempuh maksimal 1,5 jam dari Bandung.

“Mungkin nanti kami dengan Susi Air membicarakan membuka lagi satu penerbangan ke Jawa Tengah atau daerah lainnya,” ungkapnya.

 

Rute Penerbangan

Penerbangan Susi Air saat ini melayani rute Bandung–Jakarta, Bandung–Pangandaran, dan Bandung–Yogyakarta.

Farhan berharap, rute keempat bisa segera terealisasi guna meningkatkan minat penerbangan dan mendukung geliat ekonomi daerah.

Ia pun menyebut dari sisi kesiapan fasilitas, Bandara Husein telah menyatakan semua sistem dan layanan siap sepenuhnya.

“Air Navigation, air control, keamanan, pemadam kebakaran, hingga dukungan dari Lanud semuanya siap. Kita harus apresiasi TNI AU, Angkasa Pura, serta seluruh pihak yang memastikan Bandara Husein tetap terawat dan berfungsi,” tambahnya.

Farhan juga menegaskan, langkah ini tidak dimaksudkan untuk menyaingi Bandara Kertajati, melainkan bagian dari strategi pemulihan layanan transportasi udara di Jawa Barat.

“Seperti kata Pak Gubernur tadi, ini adalah bukti bahwa kita mencintai Husein dan juga Kertajati. Keduanya bisa hidup berdampingan,” ungkapnya.

Sedangkan , Executive General Manager PT Angkasa Pura II Bandara Husein, R. Indra Crisna Seputra mengatakan, kesiapan pihaknya sebagai operator untuk mendukung semua kegiatan penerbangan.

"Ini membuktikan masih ada kepercayaan maskapai untuk terbang dari dan ke Bandung. Semua fasilitas kami pastikan sesuai regulasi, baik dari sisi keamanan, keselamatan, maupun pelayanan," jelasnya.

Indra memastikan, Bandara Husein tetap memenuhi syarat dan regulasi serta siap mendukung bila frekuensi penerbangan ditingkatkan.

"Kami siap kapanpun untuk mendukung pengoperasian pesawat lebih besar sekalipun," ujarnya.