Sukses

Profil Park Soo Hong yang Diserang Ayah Kandungnya hingga Dilarikan ke RS

Liputan6.com, Bandung - Komedian asal Korea Selatan Park Soo Hong dikabarkan dilarikan ke rumah sakit setelah diduga menjadi korban kekerasan ayah kandungnya. Hal tersebut dikabarkan langsung oleh Noh Jeong Eon selaku tim kuasa hukum dari Park Soo Hong.

Dilansir dari laman berita Sports Kyunghyang dari Naver pada Selasa (4/10/2022) kemarin, Noh Jeong Eon menyebut kliennya tersebut tidak hanya mengalami kekerasan dari sang ayah, tetapi juga dikabarkan mendapatkan ancaman.

"Park Soo Hong diserang dan diancam ayahnya saat menjalani pemeriksaan silang oleh jaksa dan saat ini dibawa ke ruang gawat darurat," ujarnya.

Adapun kronologi kejadian yaitu sang komedian dan ayahnya tersebut dijadwalkan dalam mengikuti pemeriksaan Selasa (4/10/2022), tepatnya pada pukul 10.00 KST atau sekitar jam 12.00 WIB.

Dijelaskan oleh Noh Jeong Eon, bahwa dalam pemeriksaan silang tersebut, ayah dari Park Soo Hong menyerang sang anak beberapa kali. Bahkan, memberikan ancaman verbal hingga menendangnya.

Mendapati dirinya diperlakukan seperti itu oleh sang ayah, Park Soo Hong pun stres berat dan syok. Ia bahkan sempat tak sadarkan diri hingga dibawa ke rumah sakit terdekat dari lokasi mereka.

Park Soo Hong yang dibawa ke unit gawat darurat dikabarkan bahwa tingkat cedera yang dialaminya tidak terlalu serius.

Pemeriksaan silang antara dirinya dan sang ayah tidak hanya dihadiri oleh ayahnya saja namun juga saudara Park. Dikabarkan pemeriksaan ini terkait saudaranya ditangkap pada awal September 2022 karena tuduhan penggelapan dana sekitar KRW 11,6 miliar atau sekitar Rp 123 miliar.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 3 halaman

Awal Mula Kasus

Adapun dana tersebut ternyata adalah hasil kerja keras Park Soo Hong selama ini. Pengkhianatan dari saudara tentunya menyakitkan bagi dia. Kejadian memilukan ini dikabarkan berawal dari agensinya yang lama yaitu agensi yang dijalani oleh kakak dan saudara iparnya.

Penghasilan yang didapatkan tentunya dipercayakan pada mereka. Sampai puluhan tahun, ia baru menyadari bahwa ada kecurangan di mana semua tabungannya tersebut berada di bawah nama kakak, ipar, hingga anak mereka bukan atas namanya.

3 dari 3 halaman

Debut Sejak 90-an

Sebagai seorang komedian, Park Soo Hong telah menjalani debutnya sejak 1991. Grup komedian itu terdiri dari Park Soo Hong sendiri bersama tiga temannya yaitu Kim Gook Jin, Kim Soo Yong, dan Kim Yong Man. Semua anggota debut di tahun yang sama pada 1991. Namun, karier Team Potato tidak berjalan mudah. Suatu kali, Kim Yong Man dirawat di rumah sakit karena jadwal yang terlalu sibuk.

Setelah rekannya sakit, salah satu anggota Team Potato, Kim Gook-jin mencoba bernegosiasi dengan produser program televisi untuk meringankan pekerjaan mereka. Namun, permintaan ini tidak diterima dengan baik oleh para produser, yang kemudian memutuskan bahwa perlu untuk secara permanen melarang Tim Potato tampil di televisi.

Akibatnya, pada Januari 1993 keempat komedian itu berencana meninggalkan Korea Selatan ke Amerika Serikat, mengambil istirahat dari industri hiburan Korea Selatan. Pada akhirnya, hanya Kim Yong-man dan Kim Gook-jin yang pergi ke Amerika, Park memulai tugas wajib militernya, dan Kim Soo-yong pergi ke Kanada.

Tidak hanya itu, Park Soo Hong juga menjadi presenter ternama di Korea Selatan. Beberapa variety show sempat ia ramaikan seperti Happy Together, My Little Old Boy, dan masih banyak lagi.

Pria kelahiran 27 Oktober 1970 itu juga pernah jadi salah satu pemeran utama di My Ugly Duckling. Ia juga terkenal sebagai pembawa acara banyak pernikahan. Pada usia 46, dia adalah pecinta klub dan suka menonton program televisi.

 

Penulis: Natasa Kumalasah Putri

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.