Sukses

Soal Susunan Kabinet Prabowo-Gibran, Airlangga: Tidak Pernah Ada yang Rebutan

Airlangga menyatakan, bahwa pembahasan kabinet dilakukan secara kolektif kolegial dan dipimpin langsung oleh Presiden Terpilih periode 2024-2029 Prabowo Subianto.

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar Airlangga Hartarto merespons soal isu pembentukan kabinet pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Airlangga menyebut, penyusunan kabinet tidak sama dengan susunan pengurus Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI).

"Susunan kabinet tidak sama dengan susunan PSSI," kata Airlangga, kepada wartawan, di Kawasan Jakarta Pusat, Sabtu (11/5/2024).

Lebih lanjut, Airlangga juga menegaskan bahwa dalam penyusunan kabinet Prabowo-Gibran, antar partai politik pendukung tidak saling rebutan, termasuk untuk posisi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

"Tidak pernah ada yang rebutan," ujarnya.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ini menyatakan, bahwa pembahasan kabinet dilakukan secara kolektif kolegial dan dipimpin langsung oleh Presiden Terpilih periode 2024-2029 Prabowo Subianto.

"Pimpinan dilakukan secara bersama kolektif dan kolegial. Pimpinannya bapak presiden terpilih (Prabowo)" ucap Airlangga Hartarto menandaskan.

Sebagai informasi, kabar nama-nama menteri yang bakal mengisi kabinet Prabowo-Gibran terus bermunculan. Terbaru, PAN mengaku sosok yang didorong masuk dalam jajaran menteri Prabowo-Gibran yakni Wakil Ketua Umum PAN Yandri Susanto.

Sementara itu, Partai Demokrat mengaku telah diminta oleh Prabowo Subianto menyiapkan kader-kader terbaik untuk nantinya menjadi menteri di kabinetnya.

 

Reporter: Alma Fikhasari

Merdeka.com

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 3 halaman

Belum Ada Daftar Resmi Susunan Kabinet Prabowo

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Rahayu Saraswati menyatakan, belum ada daftar resmi susunan kabinet pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka untuk pemerintahan mendatang.

"Belum ada, sekali lagi, daftar resmi yang keluar untuk kabinet," kata dia di Markas TKN Fanta, Jakarta, Rabu (1/5/2024).

Wanita yang akrab disapa Sara ini meminta para pendukungnya tak asal membuat daftar menteri yang akan duduk di kabinet, kemudian mendahului Prabowo-Gibran.

"Mohon masyarakat terutama para pendukung dari Prabowo-Gibran untuk tidak mendahului daripada pimpinan kita, karena daftar tersebut saya yakin baru akan keluar lebih mendekati Oktober nanti," ungkap Sara.

Meski demikian, dia mengakui bahwa pembicaraan di tingkat elite parpol sudah dilakukan terkait pembahasan kabinet mendatang.

"Kalau pembicaraan di tingkat pimpinan, pasti ada. Itu pasti ada,” pungkasnya.

 

3 dari 3 halaman

Susunan Kabinet yang Beredar Masih Sebatas Aspirasi

Sebelumnya, Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menegaskan, susunan kabinet pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka yang banyak beredar di media sosial tidak ada yang benar.

Dia menyebut, pembahasan terkait susunan kabinet Prabowo-Gibran belum dibicarakan secara resmi.

"Kami konfirmasi bahwa tidak ada satu pun versi yang benar. Karena apa? karena penyusunan kabinet prosesnya belum dimulai," kata Dasco, saat dikonfirmasi, Minggu (28/4/2024).

Kendati demikian, Dasco menyebut bahwa komunikasi terus dilakukan di Koalisi Indonesia Maju (KIM). Termasuk, saat ini Prabowo masih melihat dan mengkaji portofolio sosok-sosok yang bakal ditunjuk menjadi pembantunya di pemerintahan.

Karena itu, Dasco menilai terlalu dini jika susunan kabinet Prabowo-Gibran sudah beredar di publik.

"Bahwa itu juga mungkin dikeluarkan untuk menjadi aspirasi ya mungkin, tapi kami tegaskan sekali lagi bahwa itu tidak benar dan belum pernah dikeluarkan oleh Pak Prabowo dan tim," ucapnya.

"Sehingga kami minta masyarakat untuk tidak bingung karena ini banyak yang bertanya dan WA apakah versi ini yang mana yang benar, bahwa semuanya itu adalah mungkin aspirasi, tapi bukan dikeluarkan resmi oleh Pak Prabowo dan timnya," imbuh Dasco menandaskan.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.