Sukses

BIN Gelar Operasi Medical Intelligence Covid-19 di Berbagai Daerah

Liputan6.com, Jakarta - Covid-19 meneror dunia. Negara-negara terlanda pandemi ini termasuk Indonesia. Hingga kini penanganan penyakit yang disebabkan virus corona jenis baru itu belum tuntas.

Pemerintah terus berupaya menangani penyakit ini dan memutus penyebarannya. Badan Intelijen Negara (BIN) turut ambil bagian dalam pendeteksian penyebaran Covid-19 dengan menggelar operasi Medical Intelligence di berbagai daerah.

Kegiatan operasi Medical Intelligence BIN telah dilaksanakan di beberapa daerah antara lain di Surabaya, Karawang, Jakarta Barat, Depok, Bogor, Bandung, Sidoarjo, Bekasi, dan Tangerang. Kegiatan tersebut akan terus dijalankan sampai pandemi Covid-19 benar-benar dapat dikendalikan.

"BIN memang punya mandat, wewenang dan tanggung jawab untuk ikut serta dalam penanganan Covid-19 karena dampak dari Covid-19 yang berpotensi mengancam keselamatan bangsa dan negara serta kepentingan dan keamanan nasional," jelas Deputi VII BIN Bidang Komunikasi dan Informasi BIN, Wawan Hari Purwanto, dalam keterangan tertulis.

Hal tersebut sejalan dengan tugas BIN yang diamanatkan dalam UU 17 Tahun 2011 tentang Intelijen Negara. Disebutkan bahwa BIN sebagai alat negara menyelenggarakan fungsi intelijen dalam negeri dan luar negeri, meliputi penyelidikan, pengamanan dan penggalangan.

Fungsi penyelidikan tujuannya adalah mendeteksi, mengidentifikasi, menilai, menganalisis, menafsirkan, dan menyajikan intelijen dalam rangka memberikan peringatan dini untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan bentuk dan sifat ancaman yang potensial dan nyata terhadap keselamatan dan eksistensi bangsa dan negara serta peluang yang ada bagi kepentingan dan keamanan nasional.

Wawan mengatakan, kegiatan tersebut merupakan aksi pengabdian BIN dalam rangka mengoptimalkan pelaksanaan tugas Satgas Penanggulangan Covid-19 yang berjuang di garda terdepan penanganan Covid-19 di Indonesia.

Dalam pelaksanaanya, BIN bekerja sama dengan lembaga-lembaga yang kredibel dari dalam dan luar negeri seperti Lembaga Biomolekuler Eijkman, ITB, UNAIR dan UGM untuk pengendalian kualitas dan pengembangan kapasitas deteksi Covid-19.

Untuk menjamin akurasi hasil tes, Laboratorium BIN dalam melakukan uji specimen menggunakan dua jenis mesin real time PCR canggih jenis Qiagen dari Jerman dan Thermo Scientific PCR dari Amerika Serikat.

2 dari 2 halaman

Saksikan Video Pilihan Ini