Cemburu Buta, Suami di Bone Aniaya dan Bakar Istri

Cemburu buta membuat FP (30) tega menganiaya istrinya sendiri lalu membakarnya menggunakan bensin.

OlehFauzan
Diterbitkan 15 September 2026, 09:54 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Bone - Rasa cemburu berujung petaka di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel). Seorang suami berinisial FP (30) tega menganiaya istrinya, FA (30) dengan cara menyiram tubuh korban dengan bensin dan membakarnya menggunakan korek api.

Peristiwa mengerikan itu terjadi di sebuah rumah indekos yang ditempati korban di kawasan Jalan Sambaloge Baru, Kelurahan Masumpu, Kecamatan Tanete Riattang, Kota Watampone, Kabupaten Bone pada Sabtu (12/9/2026). Korban yang mengalami luka bakar kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada polisi pada Senin (14/9) pagi.

"Benar, korban disebut mengalami kekerasan sebelum kemudian disiram bensin dan dibakar. Pelaku telah diamankan," ujar Kasi Humas Polres Bone Iptu Rayendra Muchtar dalam keterangannya, Senin (14/9/2026).

Laporan korban pun langsung ditindaklanjuti polisi. Personel Resmob Polres Bone bergerak menuju lokasi dan berhasil mengamankan pelaku tanpa perlawanan.

"Laporan dari korban diterima polisi pada Senin pagi. Setelah laporan diterima, personel Resmob langsung bergerak menjemput terduga pelaku," sebut Rayendra.

Dari laporan yang diterima polisi, tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga tersebut diduga bermula dari kecemburuan FP terhadap istrinya. FP diduga menuduh FA memiliki hubungan dengan pria lain hingga keduanya terlibat cekcok.

"Sesuai laporan sementara, pelaku cemburu karena menduga istrinya berhubungan dengan pria lain. Hingga keduanya cekcok," sebutnya.

Pertengkaran itu kemudian berubah menjadi kekerasan. FP diduga memukul dan menendang istrinya sebelum mengambil bensin dan menyiramkannya ke tubuh korban.

"Korban mengaku beberapa kali dipukul hingga ditendang. Lalu pelaku mengambil bensin dan menyiramkan istrinya kemudian membakarnya menggunakan korek," jelas Rayendra.

Akibat kejadian tersebut, FA mengalami luka bakar dan harus menjalani perawatan di rumah sakit. Polisi kini masih mendalami perkara tersebut untuk memastikan rangkaian kejadian sekaligus motif di balik aksi kekerasan yang dilakukan FP.

"Saat ini, korban masih menjalani perawatan di rumah sakit akibat luka bakar yang dialaminya. Kemudian pelaku masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik untuk mengetahui pasti motif dan kronologi lengkapnya," sambung Rayendra.