Liputan6.com, Kupang - Novi Tasakan (12) dan Bendrik Tasakan (10), dua bocah kakak beradik yang masih duduk di bangku SD Bertingkat Kelapa Lima 3, Kota Kupang, menghabiskan waktu usai sekolah dengan berjualan jagung rebus keliling.
Usai jam sekolah, anak seorang pemulung itu berjalan kaki memikul jualannya mengelilingi kota. Mereka berjualan membantu orangtuanya demi memenuhi kebutuhan sekolah.
"Setelah pulang sekolah, kami jualan sampai malam baru masuk rumah. Kalau sudah malam, bapak yang biasa jemput kami di Taman Nostalgia. Kadang jualannya tidak habis laku," ujar Novi kepada Liputan6.com, Sabtu, 11 Februari 2017.
Meski hidup sederhana, anak ketiga dan keempat dari lima bersaudara itu ternyata memiliki cita-cita tinggi. Novi bercita-cita sebagai guru, sedangkan Ben bercita-cita sebagai polisi.
"Saya ingin sekolah tinggi biar bisa bahagiakan orangtua. Bapak hanya pemulung, mama pagi-pagi ke pasar beli jagung muda untuk kami jual, sehingga kami harus kerja bantu mereka," kata Ben.
Dengan pendapatan tak tetap, perjuangan keduanya tak lepas dari ejekan teman sekolah karena jadi penjual jagung keliling. "Sering diolok teman, tapi saya tidak pernah malu karena saya mau bantu orangtua saya," ucap Novi.
Ayah kedua bocah, Yakonias Tasakan (45) mengaku tak punya pekerjaan lain selain jadi pemulung. Saat semua masih tertidur lelap, sekitar pukul 04.00 Wita, ayah lima anak itu sudah berjalan mengumpulkan sampah di setiap sudut kota.
"Saya berangkat subuh jam 04.00 Wita. Siangnya pulang makan dan usai kerja lagi sampai malam. Karena saya punya target satu hari harus dapat Rp 75 ribu," kata Yakonias.
Dari hasil memulung itu, sebagiannya disisikan untuk membayar kos dan sebagiannya untuk biaya sekolah anak dan kebutuhan makan sehari-hari.
"Saya bersama istri dan lima anak ngekos sehingga dari Rp 75 ribu itu harus sisihkan juga untuk bayar kos, apalagi banyak kebutuhan untuk anak-anak," kata Yakonias.
2 Anak Pemulung Menyambung Mimpi dengan Jual Jagung Keliling
Kedua anak pemulung itu memiliki mimpi besar yang dirintis dengan menjual jagung rebus keliling.
Copy Link
Batalkan
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Petani dan Nelayan Bakal Ikut Menikmati Pembiayaan Karbon4 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
- Biometana dari Limbah Sawit, Solusi Energi Rendah Karbon untuk Industri17 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
- Hutan di Gunungkidul Jadi Sumber Pangan dan Penggerak Ekonomi Desa1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
- Green Economy Buka Peluang Karier Baru, Ini 5 Skill yang Perlu Disiapkan Gen Z1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
- Energi dari Olahan Sampah Didorong Jadi Alternatif Batu Bara dan Gas2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
- The Curiosity Engine di Art Jakarta 2026, Saat Sisa Material Menemukan Makna Baru3 hari yang lalu
- Ubah Purun Jadi Tech Organizer, Inovasi Hijau Selamatkan Gambut Kalimantan3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
- PLTS Atap 416 kWp Terpasang di RS Mardi Rahayu, Operasional 24 Jam4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
- Pelajar SMA Jabodetabek Manfaatkan AI dan Sensor Pintar untuk Atasi Krisis Lingkungan5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
- Limbah Pertanian Tak Terbuang, Warga Sumbar Olah Jadi Produk Bernilai5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363423/original/047017100_1790859858-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_6.58.42_PM__1_.jpeg)
- ESG BRI Diakui Global, Masuk S&P Global Sustainability Yearbook Empat Tahun Berturut-turut6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362754/original/098924600_1790829492-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_09.43.00__1_.jpeg)
- Perdagangan Karbon Kehutanan Libatkan Masyarakat, Bujang Raba Jadi Percontohan6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362269/original/040098400_1790766180-795732a8-c861-4c22-8125-6fbfa58c0b6d.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261063/original/026293200_1781677316-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-17T130056.370.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296218/original/017054600_1784007463-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T123701.052.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8267016/original/061315600_1782115624-Wayan_Koster_-_Cek_Fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5280875/original/081904900_1752290852-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__24_.jpg)