Alasan Niken Salindry Belajar Nyinden Sejak Usia 4 Tahun

Niken Salindry mulai belajar nyinden sejak usia 4 tahun agar lebih sering bersama ayahnya yang seorang dalang. Simak kisah dan doanya untuk sang ayah.

Diterbitkan 07 Oktober 2026, 12:51 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Niken Salindry menjadi sinden sejak kecil agar bisa dekat dengan ayahnya, seorang dalang.
  • Ayahnya kini sakit stroke, tidak bisa bicara, dan tinggal bersama istri barunya.
  • Niken bersyukur memiliki ayah sambung yang mendukung karier dan manajemennya.

Liputan6.com, Jakarta - Niken Salindry mengungkap alasan di balik pilihannya menjadi sinden sejak usia belia. Dalam perbincangan bersama Ivan Gunawan di kanal YouTube C8 Podcast, ia mengaku keputusan itu lahir dari keinginannya sendiri agar bisa lebih sering bersama sang ayah, seorang dalang yang kerap jarang pulang karena harus mendalang.

"Itu kemauanku sendiri," ujar Niken. Ia lalu belajar nyinden sejak usia 4 tahun dan ikut tampil bersama ayahnya hingga dikenal sebagai sinden kecil.

Berawal dari Rindu pada Ayah Dalang

Ayah Niken Salindry adalah seorang dalang, dan dari sang ayah pula Niken mengenal musik. Karena pekerjaan itu, sang ayah jarang berada di rumah ketika Niken kecil. Kondisi tersebut menumbuhkan keinginan Niken untuk ikut berada di dunia yang sama.

"Dulu kan ayah jarang pulang ke rumah karena dalang terus. Akhirnya aku pengen jadi sinden, pengen nyindenin ayah," tutur Niken. Ia belajar sejak usia 4 tahun, kemudian ikut ayahnya nyinden hingga menjadi sinden kecil.

Ivan Gunawan menangkap alasan itu sebagai cara Niken agar tidak jauh dari ayahnya, dan Niken membenarkan. "Oh so sweet banget," komentar Ivan.

Kondisi Sang Ayah Saat Ini

Ayah Niken kini sudah lanjut usia dan duduk di kursi roda karena sakit stroke. Menurut Niken, ayahnya sudah 6 tahun tidak bisa berbicara. Ketika ditanya apakah sang ayah pernah mengungkapkan rasa bangga, Niken menjawab singkat, "Ayah nggak bisa ngomong."

Niken mengatakan ayahnya sempat menyampaikan sesuatu lewat tulisan. Namun tulisan terakhir sang ayah, menurut Niken, terasa seperti sudah pasrah. Ia menduga ayahnya lelah karena penyakit yang diderita.

Saat ini sang ayah tinggal bersama istrinya yang sekarang. Niken masih menjenguk, ia juga menyebut ayahnya terus menangis, terutama saat rindu setelah lama tidak bertemu.

Niken mengaku sewaktu ayahnya mulai sakit, ia masih duduk di kelas 6 SD dan belum memikirkan harus bagaimana atau harus mandiri. Kini, setelah bisa berpikir lebih dewasa, ia ingin sang ayah bisa menyampaikan sesuatu untuknya.

Doa untuk Sang Ayah

Niken tak muluk-muluk dalam berdoa. Ia berharap ayahnya diberi kesabaran dan kesehatan. "Semoga masih bisa menemaniku sampai aku nikah nanti," ucapnya.

Ivan Gunawan turut mengajak penonton mendoakan ayah Niken, termasuk para penggemar yang dulu terbiasa menyaksikan sang ayah mendalang.

Sosok Ayah Sambung di Balik Karier

Selain ayah kandung, Niken memiliki ayah sambung yang ia panggil ayah juga.Sosok bernama Soleh itu juga membantu mencarikan pekerjaan dan mengurus manajemen Niken.

Ditanya seberapa besar rasa sayangnya, Niken menjawab, "Tidak terhingga." Ia merasa bersyukur dipertemukan dengan orang-orang yang menyayangi dan mendukung kariernya dan merasa selalu ditemani hingga sekarang.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Sinopsis dan Review Film Crawlers, Teror Laba-Laba Pembunuh yang Bikin Geregetan

Cinthya SeptavyTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan