Umi Pipik Ungkap Perjuangan Egy Maulana Vikri Usai Juara Bareng Timnas

Umi Pipik menyebut bahwa Egy merintis karier sebagai pemain sepak bola mulai kecil. Simak selengkapnya di sini.

Diterbitkan 07 Oktober 2026, 12:24 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Egy Maulana Vikri, pemain kunci, menjuarai ASEAN Cup 2026 bersama Timnas Indonesia.
  • Umi Pipik merayakan kemenangan Egy dan mengungkap perjuangan karier sepak bolanya.
  • Egy dikenal disiplin sejak kecil, pekerja keras, dan ayah yang sangat menyayangi putrinya.

Liputan6.com, Jakarta - Egy Maulana Vikri menjadi bagian dari Tim Nasional (Timnas) Indonesia yang baru saja menjuarai ASEAN Cup 2026 pada Senin (5/10/2026) malam. Egy disebut menjadi pemain penting dalam dua pertandingan yang sangat krusial buat timnas meraih juara. Saat pertandingan final, semangat Egy berlipat ganda karena ia mendapat dukungan langsung di stadion dari Adiba Khanza, Elara putrinya, Umi Pipik, serta saudara iparnya.

Karena prestasi gemilang tersebut, pendakwah Umi Pipik atau Pipik Dian Irawati terlihat memberi selamat kepada Egy yang merupakan menantunya, lewat sebuah momen makan malam bareng keluarga.

Pada momen itu, Umi Pipik terlihat memberi buket bunga sebagai ucapan selamat sekaligus terima kasih telah menjadi ayah bagi cucunya. Seperti diketahui, Egy yang menikah Adiba Khanza putri sulung Umi Pipik kini telah punya anak perempuan bernama Elara.

Momen hangat tersebut dibagikan Umi Pipik lewat unggahan media sosialnya pada Rabu (7/10/2026). Pada unggahan tersebut, Umi Pipik juga mengungkap perjuangan Egy dalam merintis karier di dunia sepak bola.

Ungkap Perjuangan Egy

Umi Pipik menyebut bahwa Egy merintis karier sebagai pemain sepak bola mulai kecil. Ia berlatih dengan disiplin dalam bimbingan sang ayah yang juga merupakan pelatih sepak bola.

"Kita semua keluarga bangga dengan Egy, karena kesabaran dia selama merintis karier menjadi pemain bola, dari nol merantau ke Jakarta untuk sekolah bola, dari kecil memang sudah di latih kedisiplinan oleh ayahnya , dan ayahnya yang memang pelatih bola di Medan," tulis Umi Pipik.

Buah dari Usaha Keras

Dalam mencapai tangga kesuksesan, Egy harus melalui banyak rintangan yang tak mudah. Namun, menurut Umi Pipik hal itulah yang menjadikan Egy kuat dan menjadi pemain sepak bola elit di saat ini.

"Kesabaran, keuletan, kerja keras, dan kemauan untuk maju dan tekadnya untuk membuat bangga orang tuanya serta kampung halamannya membuahkan hasil. Walaupun gak mudah, kadang tidak dilihat, harus menunggu, tapi memang Allah jika ingin mengangkat derajat hambanya itu harus mengalami sesuatu yang gak enak dulu kemudian Allah berikan hadiahnya," lanjut istri dari Almarhum Ustaz Jeffry Al Buchori ini.

Jadi Ayah yang Baik

Umi Pipik lantas membagikan sosok Egy yang begitu sayang kepada baby Elara, buah cintanya dengan Adiba Khanza. Pendakwah 48 tahun tersebut menyebut Egy merawat Elara sepenuh hati di tengah kesibukannya di lapangan hijau.

"Yang saya salut sama dia, sesibuk apapun dia habis latihan, dia tetap jadi ayah yang hebat, mandiin baby Elara, buatin makananya baby Elara, dan lain-lain. Setiap mau main dia bacakan surat Al Fatihah, Sholawat, dan dia usap ke kakinya, itu tanda syukur dia dan kekuatan dia, dia serahkan hasilnya kepada Allah," pungkas Umi Pipik.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Jirayut Lega Tak Diusir Usai Indonesia Kalahkan Thailand

Umar Syarifuddien SjadjaahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan