Kabut Asap Picu Tabrakan Beruntun di Jalintim Lampung, 2 Tewas 5 Luka-Luka

Sekitar 10 kendaraan terlibat tabrakan beruntun di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Sumatera, Kampung Bawang Latak, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung.

Diterbitkan 06 Oktober 2026, 17:25 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Lampung - Kecelakaan beruntun yang melibatkan sekitar 10 kendaraan di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Sumatera, Kampung Bawang Latak, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, menewaskan dua orang dan melukai lima lainnya.

Kecelakaan maut yang terjadi Selasa (6/10/2026) sekitar pukul 13.35 WIB itu diduga dipicu asap tebal dari kebakaran lahan yang menutupi badan jalan hingga mengganggu jarak pandang pengemudi.

Kasatlantas Polres Tulang Bawang, Iptu Farhan Maulana Affianto mengatakan, hasil evakuasi dan pemeriksaan medis mencatat dua orang meninggal dunia, sementara lima lainnya mengalami luka-luka.

Dua korban meninggal dunia yakni Rizki Mubarok (25), warga Buay Pemuka Peliung, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan, dan Heri (31), warga Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur.

"Keduanya dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian," kata Farhan, Selasa (6/10/2026).

Sementara lima korban luka masing-masing Apung Hanuji (40), warga Gedung Aji Baru, Tulang Bawang, yang mengalami luka pada betis dan sesak napas.

Kemudian Etis Sutisna (48), warga Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, mengalami luka terbuka dan pendarahan pada kedua kaki serta sesak napas.

Korban lainnya, Catur Sampurna (58), warga Penawartama, Tulang Bawang, mengalami luka lecet dan luka pada punggung kaki kiri.

Selanjutnya Aang Barusin (40), warga Kota Bekasi, Jawa Barat, mengalami luka lecet pada kaki dan kepala serta sesak napas.

Sedangkan M. Aidil Yamin (28), warga Madang Suku III, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan, mengalami patah tulang paha kanan dan luka lecet.

"Seluruh korban telah dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis di RSUD Menggala, Tulang Bawang," terangnya.

Polisi masih menangani kecelakaan tersebut dan melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan serta kondisi di lokasi kejadian.

 

Dipicu Kabut Asap

Sebelumnya, kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Timur (Jalintim), Kampung Bawang Latak, Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, Selasa (6/10/2026) pukul 13.35 WIB.

Kecelakaan diduga dipicu asap tebal dari kebakaran lahan yang menutupi badan jalan sehingga mengganggu jarak pandang pengemudi.

Dalam video yang diterima Liputan6.com, kepulan asap pekat terlihat menyelimuti ruas Jalintim. Sejumlah kendaraan mengalami kerusakan setelah terlibat tabrakan beruntun.

Seorang pria dalam rekaman terdengar panik meminta pertolongan karena mengetahui adanya pengemudi yang mengalami kecelakaan.

"Tolong Pak, sopir kanan saya kecelakaan Pak. Dia yang bawa Pak, tolong Pak. Kecelakaan Pak, ada asap kebul Pak. Tolong Pak," ujar pria tersebut.

Rekaman lainnya memperlihatkan sejumlah kendaraan berhenti di tengah jalan. Seorang pria memperingatkan pengguna jalan agar berhati-hati karena kecelakaan beruntun terjadi di depan.

"Mohon berhati-hati. Kecelakaan beruntun di depan. Ada mobil empat di depan. Satu mobil sopirnya kejepit, belum bisa dievakuasi," katanya.

Kasat Lantas Polres Tulang Bawang Iptu Farhan Maulana Affianto mengatakan, berdasarkan keterangan sementara di lokasi, kecelakaan bermula ketika kendaraan boks hendak mendahului kendaraan di depannya saat kondisi jalan tertutup asap kebakaran.

"Dari arah berlawanan datang kendaraan minibus, sehingga terjadi benturan dan kemudian memicu kecelakaan beruntun yang melibatkan kurang lebih 10 kendaraan," kata Farhan.

Kecelakaan tersebut menyebabkan kemacetan hingga empat kilometer. Petugas Satlantas Polres Tulang Bawang melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas di lokasi.

Petugas pemadam kebakaran juga dikerahkan untuk menangani asap yang menutupi jalan, sementara ambulans Polri membantu proses evakuasi korban.

Farhan mengatakan penyebab pasti dan kronologi lengkap kecelakaan masih dalam penyelidikan petugas di lokasi.

"Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar berhati-hati, mengurangi kecepatan, dan tidak memaksakan diri melintas apabila jarak pandang terganggu oleh asap," tandasnya.

Â