Sukses

Surah ke-114 · Ayat 5

An-Nas Ayat 5

Manusia · Madaniyah · 6 ayat

الَّذِيْ يُوَسْوِسُ فِيْ صُدُوْرِ النَّاسِۙ

Allażī yuwaswisu fī ṣudūrin-nās(i).

Arti

yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia,

Tafsir

Tafsir Wajiz

yang membisikkan kejahatan dan kesesatan ke dalam dada manusia dengan cara yang halus, lihai, licik, dan menjanjikan secara terus-menerus.

Tafsir Tahlili

Allah menerangkan dalam ayat ini tentang godaan tersebut, yaitu bisikan setan yang tersembunyi yang ditiupkan ke dalam dada manusia, yang mungkin datangnya dari jin atau manusia, sebagaimana dalam ayat lain Allah berfirman:

وَكَذٰلِكَ جَعَلْنَا لِكُلِّ نَبِيٍّ عَدُوًّا شَيٰطِيْنَ الْاِنْسِ وَالْجِنِّ

Dan demikianlah untuk setiap nabi Kami menjadikan musuh yang terdiri dari setan-setan manusia dan jin. (al-An‘ām/6: 112)

Setan-setan jin itu seringkali membisikkan suatu keraguan dengan cara yang sangat halus kepada manusia. Seringkali dia menampakkan dirinya sebagai penasihat yang ikhlas, tetapi bila engkau menghardiknya ia mundur dan bila diperhatikan bicaranya ia terus melanjutkan godaannya secara berlebih-lebihan.

Surah ini dimulai dengan kata pendidik, karena itu Tuhan sebagai pendidik manusia, berkuasa untuk menolak semua godaan setan dan bisikannya dari manusia. Allah memberi petunjuk dalam surah ini agar manusia memohon pertolongan hanya kepada Allah sebagaimana Dia telah memberi petunjuk yang serupa dalam surah al-Fātiḥah, bahwa dasar yang terpenting dalam agama adalah menghadapkan diri dengan penuh keikhlasan kepada Allah baik dalam ucapan, maupun perbuatan lainnya dan memohon perlindungan kepada-Nya dari segala godaan setan yang ia sendiri tidak mampu menolaknya.

Sumber tafsir: Kementerian Agama RI.

Poin Penting

  • Setan membisikkan kejahatan dan kesesatan secara tersembunyi ke dalam dada manusia.
  • Bisikan setan dilakukan dengan cara yang halus, lihai, licik, dan terus-menerus.
  • Setan pembisik kejahatan ini dapat berasal dari golongan jin maupun manusia.

FAQ

Apa yang dijelaskan dalam Surat An-Nas ayat 5?

Surat An-Nas ayat 5 menjelaskan tentang setan yang membisikkan kejahatan dan kesesatan ke dalam dada manusia. Bisikan ini dilakukan dengan cara yang halus, lihai, licik, dan terus-menerus, serta dapat berasal dari setan jin maupun setan manusia.

Bagaimana cara setan jin membisikkan godaan kepada manusia?

Setan-setan jin sering membisikkan keraguan dengan cara yang sangat halus, bahkan bisa menampakkan diri sebagai penasihat yang ikhlas. Jika dihardik, setan akan mundur, tetapi jika bicaranya diperhatikan, mereka akan terus melanjutkan godaannya secara berlebihan.

Mengapa manusia harus memohon perlindungan kepada Allah dari bisikan setan?

Manusia harus memohon perlindungan kepada Allah karena Dia adalah pendidik manusia yang berkuasa untuk menolak semua godaan dan bisikan setan. Manusia sendiri tidak mampu menolak godaan setan tanpa pertolongan-Nya.