Punya Varian Taktis Militer, Kia Tasman Segera Mengaspal

Kia Tasman resmi mengantongi dokumen homologasi LTO di Filipina, membuka peluang hadirnya versi sipil dan kendaraan komando militer di pasar domestik.

Liputan6.com, Jakarta - Segmen truk pickup di Filipina berpeluang kedatangan penantang baru yang cukup mengejutkan. Kantor Transportasi Darat (Land Transportation Office / LTO) Filipina secara resmi telah merilis dokumen homologasi untuk Kia Tasman, yang memberikan lampu hijau bagi truk pickup ini untuk didaftarkan dan dijual secara resmi di negara tersebut.

Kia Tasman melakukan debut di ajang Jeddah International Motor Show pada 2025.

Dilansir dari laman Autoindustriya, Minggu (1/11/2026) Meski desain eksteriornya memicu beragam opini, Kia dengan jelas merancang Tasman dari nol untuk memenuhi kebutuhan komersial, kerja keras, hingga gaya hidup dan rekreasi.

Mengikuti pakem truk pickup tangguh di kelasnya, Kia Tasman dibangun di atas struktur sasis ladder frame (rangka tangga). Suspensi depannya mengandalkan double wishbone, sementara bagian belakang menggunakan live axle dengan pegas daun (leaf springs).

Berdasarkan data homologasi LTO, Tasman memiliki dimensi panjang 5.410 mm, lebar 1.930 mm, tinggi 1.870 mm, jarak sumbu roda (wheelbase) 3.270 mm, serta ground clearance setinggi 224 mm.

Untuk pasar internasional, Tasman sejatinya ditawarkan dalam pilihan mesin bensin turbo maupun diesel. Namun, untuk unit yang terdaftar di lembar homologasi Filipina, Kia Tasman mengusung mesin turbodiesel Smartstream D 2.2 liter yang sanggup menghembuskan tenaga hingga 210 PS dan torsi puncak 440 Nm.

Siap Bertugas untuk Versi Sipil dan Militer

Satu hal yang menarik dari dokumen homologasi ini adalah pendaftaran Tasman bersamaan dengan varian Command Jeep, yang diklasifikasikan sebagai Kendaraan Komando Taktis (Tactical Command Vehicle).

Di negara asalnya, Korea Selatan, Kia Tasman telah dipilih secara resmi sebagai kendaraan komando standar untuk Angkatan Bersenjata Korea Selatan (Republic of Korea Armed Forces).

Pendaftaran varian taktis ini memunculkan spekulasi kuat bahwa Kia Tasman berpeluang besar dipasok untuk kebutuhan militer Filipina. Jika skenario ini terwujud, baik versi sipil maupun militer Tasman diyakini akan diluncurkan secara resmi di bawah naungan Kia Filipina, mengingat pemerintah setempat tidak mengimpor kendaraan dinas melalui jalur grey market.

Kendati demikian, pengurusan dokumen homologasi LTO tidak selalu menjamin model tersebut pasti dijual secara masal dalam waktu dekat. Para pecinta otomotif kini tinggal menunggu pengumuman resmi dari Kia Filipina terkait kepastian peluncuran truk pickup serbaguna ini.