Ford Siapkan Mobil Listrik Murah dengan Teknologi Otonom Level 3 pada 2028

Ford Motor company mengumumkan rencana untuk menghadirkan mobil listrik murah, yang dilengkapi engan teknologi swakemudi Level 3

Diterbitkan 11 Januari 2026, 12:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Ford Motor company mengumumkan rencana untuk menghadirkan mobil listrik murah, yang dilengkapi engan teknologi swakemudi Level 3, sebuah kemampuan mengemudi otomatis di mana pengemudi dapat melepaskan tangan dan pandangan dari jalan dalam kondisi tertentu. Rencana ini ditargetkan bisa terealisasi pada 2028.

Strategi besar Ford kali ini berakar dari pengumuman di CES 2026, ajang teknologi tahunan yang digelar di Las Vegas. Dalam acara tersebut, jenama Amerika Serikat ini menegaskan bahwa teknologi swakemudi Level 3 akan diperkenalkan pada jajaran kendaraan listrik baru yang dibangun di atas platform bernama Universal Electric Vehicle (UEV).

Platform ini dirancang untuk menjadi tulang punggung model EV masa depan Ford yang lebih murah dan mudah diakses konsumen global.

Model pertama yang akan memanfaatkan platform UEV ini diperkirakan adalah sebuah trak pikap listrik kompak yang dijadwalkan mulai diproduksi pada 2027 dengan harga awal sekitar 30.000 dolar AS atau setara kurang lebih Rp 450 jutaan.

Menurut Car and Driver, sistem swakemudi canggih yang akan hadir mulai 2028 tersebut akan dikembangkan sepenuhnya oleh tim internal Ford, dengan tujuan “mendemokratisasi” teknologi otomatisasi sehingga tidak hanya hadir di mobil-mobil mewah.

Meskipun begitu, Ford belum merilis detail teknis lengkap mengenai teknologi Level 3 ini, termasuk apakah akan menggunakan sensor lidar atau kombinasi sensor lain.

Teknologi Lain Ford

Namun laporan menyebut bahwa kemampuan tersebut tidak akan tersedia pada harga dasar kendaraan, melainkan kemungkinan ditawarkan sebagai fitur tambah bayar, meskipun struktur harga final masih dalam tahap evaluasi.

Selain fokus pada swakemudi Level 3, Ford juga tengah mengembangkan elemen perangkat lunak lain, termasuk asisten suara berbasis AI, yang dijadwalkan meluncur terlebih dahulu pada 2026 melalui aplikasi mobile sebelum akhirnya terintegrasi ke dalam kendaraan.

Hal ini menandakan Ford ingin memperluas peran teknologi pintar bukan hanya pada mobil-mobil kelas atas tetapi juga pada kendaraan EV yang lebih terjangkau.