Liputan6.com, Jakarta - Industri otomotif Amerika Serikat (AS) mengambil sikap waspada pada 2026. Setelah lebih dari setengah dekade dilanda ketidakpastian akibat pandemi Covid-19, gangguan rantai pasokan, kelangkaan chip semikonduktor, hingga gejolak geopolitik dan kebijakan perdagangan, para pabrikan mobil kini dihadapkan pada tantangan baru yang tak kalah berat di mana harga kendaraan yang semakin tidak terjangkau dan permintaan konsumen yang melambat.
DIkutip dari CNBC, Senin (26/1/2026), sektor otomotif AS, yang menyumbang sekitar 4,8 persen dari produk domestik bruto (PDB) AS, sebelumnya menunjukkan ketahanan luar biasa dalam menghadapi krisis bertubi-tubi sejak 2020.
Penjualan kendaraan memang sempat pulih dan mencapai 16,3 juta unit pada 2025, tertinggi sejak pandemi. Namun angka tersebut masih jauh di bawah level pra-pandemi yang stabil di atas 17 juta unit per tahun, mencerminkan pasar yang belum sepenuhnya pulih.
Advertisement
Memasuki 2026, ketidakpastian justru diperkirakan berlanjut. Para analis memprediksi penjualan industri akan stagnan, bahkan berpotensi menurun, seiring konsumen semakin berhati-hati terhadap pengeluaran besar.
Di tengah tekanan inflasi, biaya asuransi yang melonjak, serta suku bunga yang masih tinggi, membeli mobil baru kini menjadi keputusan finansial yang semakin berat bagi rumah tangga kelas menengah.
“Kita harus merencanakan yang terburuk dan berharap yang terbaik,” kata CEO Hyundai Amerika Utara, Randy Parker, kepada CNBC dalam sebuah wawancara.
“Itulah situasi yang kita hadapi saat ini,” tambahnya.
Pernyataan tersebut mencerminkan sikap mayoritas pemimpin industri otomotif AS yang kini bersiap menghadapi pasar yang lebih mahal, lebih kecil, dan semakin sulit diprediksi.
Harga Mobil Naik, Keterjangkauan Jadi Krisis
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2411075/original/083348600_1542515915-Mobil-Jeep-Wranglers-20194.jpg)
Salah satu tantangan terbesar industri otomotif AS saat ini adalah melonjaknya harga kendaraan. Data Cox Automotive menunjukkan harga transaksi rata-rata mobil baru mendekati USD 50 ribu pada akhir 2025, melonjak sekitar 30 persen dibandingkan awal 2020. Kenaikan ini jauh di atas rata-rata historis yang biasanya hanya sekitar 3 persenj per tahun.
Kondisi tersebut diperparah oleh meningkatnya biaya kepemilikan kendaraan secara keseluruhan, mulai dari perawatan, perbaikan, hingga asuransi yang naik rata-rata 13 persen per tahun selama lima tahun terakhir.
Akibatnya, waktu yang dibutuhkan rumah tangga rata-rata AS untuk membeli mobil baru kini mencapai 36,3 minggu pendapatan, lebih lama dibandingkan era pra-pandemi.
Advertisement
Produsen Mobil Ubah Strategi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1463740/original/062050200_1483692828-20170106-Pabrik-Ford-Meksiko-AP6.jpg)
Menghadapi tekanan keterjangkauan dan permintaan yang melemah, sejumlah produsen mobil mulai mengubah strategi. Toyota, Honda, hingga Ford berencana kembali fokus pada model kendaraan dengan harga lebih terjangkau, setelah sebelumnya memprioritaskan kendaraan mahal dengan margin tinggi.
Ford bahkan membuka kemungkinan kembali ke segmen sedan yang sebelumnya ditinggalkan di pasar AS. Langkah ini mencerminkan upaya produsen untuk menyesuaikan diri dengan realitas baru pasar otomotif Amerika.
“Pasar sedan sangat dinamis. Bukan berarti tidak ada pasar di sana. Hanya saja kami belum menemukan cara untuk bersaing dan menghasilkan keuntungan. Nah, mungkin kami akan menemukan cara untuk melakukannya,” kata Jim Farley, CEO Ford.
Risiko Tarif dan Perdagangan Membayangi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3068330/original/022338000_1583328898-20200304-Intip-Pembuatan-Mobil-Listrik-Pertama-Porsche-5.jpg)
Selain tantangan domestik, industri otomotif AS juga bersiap menghadapi potensi gejolak kebijakan perdagangan, termasuk rencana renegosiasi Perjanjian Amerika Serikat-Meksiko-Kanada (USMCA). Perubahan tarif dan aturan perdagangan dinilai berpotensi mendorong kenaikan harga kendaraan lebih lanjut pada 2026.
Meski demikian, analis menilai masih ada peluang bagi produsen otomotif AS yang memiliki basis produksi domestik kuat. Namun secara keseluruhan, 2026 diperkirakan tetap menjadi tahun penuh kejutan bagi industri.
“Tanpa akhir yang jelas dari gangguan industri, kami bersiap menghadapi kejutan baru, perubahan strategi, hingga tekanan terhadap valuasi saham otomotif,” tulis analis Jefferies, Owen Paterson.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314568/original/051669400_1785750475-cek_fakta_-_prabowo_gibran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5321099/original/046540500_1755663228-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__75_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256352/original/040260500_1781154176-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-11T120248.984.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314286/original/024914700_1785742099-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-03T142618.819.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2411072/original/009080400_1542515913-Mobil-Jeep-Wranglers-20191.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4473583/original/010189000_1687242103-Emi_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5269743/original/092797600_1751358995-Gianni_Infantino.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302387/original/003320700_1784544976-Argentina_s_Nicolas_Otamendi__19__and_Nahuel_Molina__26__scuffle_with_Spain___s_Rodri__16_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294318/original/065079400_1783829517-063_2285706113.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9245742/original/085478200_1783138991-verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299398/original/064759200_1784250864-000_B8VA8NK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300741/original/083077900_1784373810-olmo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306266/original/077305900_1784870928-Mitsubishi-Thailand-plant-Triton-850x488.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2937558/original/016187100_1570881254-IMG_8149.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5390497/original/070231500_1761279091-Foto_4_-_Pembaruan_ini_menegaskan_komitmen_Geely_dalam_mewujudkan_mobilitas_cerdas_dan_berkelanjutan_di_pasar_global__termasuk_Indonesia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5304596/original/027115600_1754279005-WhatsApp_Image_2025-08-04_at_10.37.25.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5542691/original/031500100_1774950574-GAC_-_Steel-Aluminum_Flexible_Production_Line_at_GAC_AION_s_Smart_Eco-Factory.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264274/original/026153100_1782104530-Clipboard_06-22-2026_02.jpg)