Peduli Lingkungan, Hyundai Buka Pusat Daur Ulang Sampah Plastik di Bekasi

Hyundai meresmikan Fasilitas Produksi Daur Ulang Pelet Plastik di Hyundai Wanajaya Waste Recycling Center (WRC), yang berlokasi di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Diterbitkan 17 Oktober 2025, 12:06 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) bersama Hyundai Motor Company (HMC) kembali menunjukkan komitmennya terhadap keberlanjutan. Melalui inisiatif global Hyundai Continue, pabrikan asal Korea Selatan itu meresmikan Fasilitas Produksi Daur Ulang Pelet Plastik di Hyundai Wanajaya Waste Recycling Center (WRC), yang berlokasi di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Peresmian yang berlangsung di kawasan Hyundai Wanajaya WRC ini turut dihadiri oleh Gubernur Provinsi Jawa Barat, Dedi Mulyadi, Bupati Kabupaten Bekasi, Ade Kuswara Kunang, Presiden Direktur HMMI, Hyunchul Bang, serta jajaran pejabat pemerintah pusat, daerah, dan perwakilan komunitas masyarakat.

Fasilitas baru ini memperluas peran dari Hyundai Wanajaya WRC yang sebelumnya dibangun sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Hyundai.

Kini, WRC tidak hanya berfungsi sebagai pusat pengelolaan sampah, tetapi juga menjadi fasilitas pengolahan sampah plastik menjadi pelet plastik bernilai ekonomi tinggi.

Presiden Direktur HMMI, Hyunchul Bang, menyatakan bahwa kehadiran fasilitas ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Hyundai terhadap lingkungan dan masyarakat.

“Hari ini, kami melanjutkan langkah bermakna dalam komitmen bersama untuk melindungi lingkungan, memberdayakan masyarakat, dan membangun masa depan berkelanjutan bagi Indonesia,” ujar Hyunchul Bang.

Menurutnya, model ekonomi sirkular yang diterapkan melalui fasilitas ini memungkinkan sampah menjadi sumber daya, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar.

“Dengan mengubah sampah plastik menjadi pelet yang bernilai, kami menciptakan model ekonomi sirkular yang sesungguhnya. Inisiatif ini sejalan dengan visi Kementerian Lingkungan Hidup, Pemerintah Jawa Barat, Kabupaten Bekasi, dan filosofi global Hyundai: Progress for Humanity,” tambah Hyunchul.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memberikan apresiasi atas kontribusi Hyundai terhadap pengelolaan sampah dan lingkungan. Ia berharap langkah seperti ini dapat diikuti oleh perusahaan lain di wilayahnya.

“Inisiatif Hyundai membangun pusat daur ulang yang mampu menghasilkan nilai ekonomi dari sampah plastik patut diapresiasi. Semoga ini menjadi contoh bagi industri lain di Jawa Barat,” ujar Dedi.

Senada dengan itu, Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan solusi berkelanjutan.

“Hyundai Waste Recycling Center membuktikan bahwa pengelolaan sampah bukan sekadar soal kebersihan, tetapi juga soal edukasi, pemberdayaan, dan kemandirian ekonomi masyarakat,” ucap Ade.

 

Dikelola Koperasi, Didampingi GNI

Fasilitas daur ulang ini akan dikelola oleh koperasi multi-pihak yang didampingi oleh LSM Good Neighbors Indonesia (GNI).

Langkah ini tidak hanya menjamin partisipasi aktif masyarakat, tetapi juga memberikan pelatihan, pendidikan, dan kesempatan ekonomi baru.

Hyundai bersama GNI juga membentuk koperasi lokal dengan bantuan rekrutmen, pelatihan, serta supervisi. Fasilitas ini akan berfungsi ganda sebagai pusat edukasi daur ulang bagi operator bank sampah, pelajar, dan warga sekitar.

Melalui peresmian fasilitas ini, Hyundai semakin mempertegas posisinya sebagai perusahaan yang bertanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat.

Hyundai Motor Manufacturing Indonesia menekankan bahwa keberlanjutan bukan sekadar kewajiban, tetapi janji bagi generasi mendatang.

“Kami percaya bahwa masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan hanya bisa tercapai melalui kolaborasi, inovasi, dan pemberdayaan,” tutup Hyunchul Bang.