Hyundai dan Kia Recall Mobil Listrik Terkait Risiko Korsleting Baterai

Hyundai dan Kia merilis imbauan recall bagi pemilik kendaraan listrik akibat cacat produksi pada sel baterai yang berisiko memicu kebakaran.

Diterbitkan 14 Juli 2026, 10:16 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Dua raksasa otomotif asal Korea Selatan, Hyundai dan Kia, resmi mengeluarkan imbauan penarikan kembali (safety recall) darurat terkait risiko kebakaran pada lini kendaraan listrik (electric vehicle/EV) mereka.

Meski kampanye keselamatan ini diperkirakan hanya berdampak pada 14 pemilik kendaraan, tingkat keparahan cacat komponen membuat kedua pabrikan merilis instruksi ketat untuk memarkir mobil di luar ruangan dan jauh dari area pemukiman demi menghindari bahaya kebakaran.

Dilansir dari Carscoops, Selasa (14/7/2026), investigasi mendalam mengungkap adanya cacat produksi spesifik pada sel baterai tegangan tinggi yang dipasok oleh perusahaan komponen SK On Co. Masalah ini dikonfirmasi dapat memicu korsleting internal yang berbahaya, baik saat mobil sedang dikendarai, dalam posisi diam, maupun saat sedang diisi dayanya.

Instruksi Pengisian Daya dan Parkir Mandiri

Guna meminimalkan risiko, perusahaan mengimbau para pemilik kendaraan yang terdampak untuk membatasi pengisian daya baterai hingga maksimal 80 persen dan memarkir kendaraan mereka di area terbuka.

Pengisian daya yang berlebihan dalam kondisi sel baterai yang cacat dinilai dapat menciptakan tekanan termal tidak merata, yang secara signifikan meningkatkan risiko terjadinya hubungan arus pendek. Mengingat karakteristik kebakaran baterai kendaraan listrik sangat intensif dan sulit dipadamkan, Hyundai dan Kia mendesak para pemilik unit terdampak untuk segera mengambil tindakan pencegahan ini sebelum perbaikan massal dilakukan.

 

Solusi Permanen dan Penggantian Komponen Gratis

Sebagai langkah penyelesaian masalah secara permanen, kedua perusahaan terkonfirmasi akan melakukan penggantian utuh terhadap rakitan paket sistem baterai tegangan tinggi (high-voltage battery pack assembly) dengan unit sel baru yang telah lolos uji kendali mutu (quality control/QC).

Seluruh proses perbaikan, pembongkaran, hingga penggantian komponen ini dipastikan akan difasilitasi sepenuhnya oleh jaringan dealer resmi pabrikan tanpa dipungut biaya sepeser pun alias gratis.

Surat pemberitahuan resmi secara tertulis dijadwalkan akan mulai dikirimkan ke alamat rumah para pemilik kendaraan yang terdampak mulai awal Agustus 2026. Selain itu, konsumen dapat memeriksa status kendaraan mereka secara mandiri melalui pelacakan nomor 17-digit VIN pada portal resmi NHTSA maupun aplikasi seluler pemilik Hyundai dan Kia.