Mikel Merino, Super Sub dan Senjata Rahasia Spanyol

Mikel Merino tampil sebagai super sub terbaik Piala Dunia 2026 lewat gol-gol penentu yang membawa Spanyol melaju hingga semifinal.

Diterbitkan 14 Juli 2026, 03:38 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Mikel Merino membuktikan dirinya sebagai pemain yang mampu mengubah jalannya pertandingan di Piala Dunia 2026. Gelandang serbabisa Spanyol itu berulang kali hadir dari bangku cadangan untuk mencetak gol penentu kemenangan ketika timnya berada dalam situasi sulit.

Tidak banyak pemain yang mampu menciptakan momen sebesar gol kemenangan pada fase gugur Piala Dunia. Bagi Merino, momen seperti itu justru menjadi kebiasaan sepanjang beberapa turnamen besar bersama La Roja.

Pada perempat final melawan Belgia, pelatih Luis de la Fuente memasukkan Merino ketika skor masih imbang 1-1 pada menit ke-86. Hanya 115 detik setelah menginjak lapangan, ia langsung mencetak gol yang memastikan langkah Spanyol ke semifinal.

Rekor Super Sub yang Sulit Ditandingi

Sebelumnya, Merino juga menjadi penentu kemenangan Spanyol atas Portugal pada babak 16 besar lewat gol menit ke-91. Catatan tersebut menjadikannya pemain pertama dalam sejarah Piala Dunia yang mencetak gol kemenangan pada dua laga berbeda di fase gugur sebagai pemain pengganti.

Pemain berusia 30 tahun itu juga menjadi pesepak bola Spanyol pertama yang membukukan dua gol kemenangan setelah menit ke-80 dalam satu edisi Piala Dunia. Efisiensinya pun luar biasa karena dua gol tersebut lahir hanya dari empat tembakan dengan tingkat konversi mencapai 50 persen.

Ketajaman Merino bukan sesuatu yang baru bersama tim nasional. Pada Euro 2024, sundulannya pada menit ke-119 ke gawang Jerman mengantar Spanyol ke semifinal sebelum akhirnya keluar sebagai juara.

Kontribusinya kembali terlihat pada perempat final UEFA Nations League 2025 ketika ia mencetak gol penyama kedudukan pada masa tambahan waktu menghadapi Belanda. Gol itu hadir hanya beberapa menit setelah dirinya masuk sebagai pemain pengganti.

Pelatih Luis de la Fuente pun mengakui kualitas Merino yang selalu mampu memberikan dampak positif bagi tim. "Merino memiliki banyak kelebihan. Ia bisa bermain di tim nasional atau klub mana pun, dan bagi kami ia sangat cocok dengan tim serta model permainan ini. Kami tahu kapan pun membutuhkannya, ia selalu ada."

Andalan Spanyol dan Arsenal

De la Fuente mengakui sempat mempertimbangkan memainkan Merino sebagai penyerang ketika pertandingan melawan Belgia berjalan buntu. Keputusan itu terbukti tepat setelah pergantian tersebut langsung menghasilkan gol kemenangan.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Menurut sang pelatih, persaingan di skuad membuat tidak semua pemain bisa tampil sejak menit awal. Ia menilai seluruh pemain memahami peran masing-masing dan selalu siap memberikan kontribusi saat mendapat kesempatan. Produktivitas Merino juga terlihat sepanjang Piala Dunia 2026 dengan rata-rata 1,32 gol per 90 menit. Angka itu hanya kalah dari nama-nama seperti Kylian Mbappe, Lionel Messi, Erling Haaland, dan Johan Manzambi di antara pemain yang mencapai perempat final. Performa impresif tersebut selaras dengan kiprahnya bersama Arsenal. Sejak melakoni debut pada Oktober 2024, Merino telah mencetak 15 gol di semua kompetisi, termasuk empat gol yang lahir sebagai pemain pengganti. Awalnya, Mikel Arteta merekrut Merino sebagai gelandang perebut bola berkat dominasinya dalam duel dan bola udara saat masih membela Real Sociedad. Namun, krisis penyerang membuatnya beberapa kali dimainkan sebagai ujung tombak, dan keputusan itu menghasilkan banyak gol penting bagi Arsenal maupun tim nasional Spanyol. Sumber: Opta Analyst

Halaman
Show All
Gia Yuda PradanaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan