Prediksi Supercomputer: Prancis Singkirkan Spanyol

Prediksi supercomputer menempatkan Prancis sebagai favorit mengalahkan Spanyol pada semifinal Piala Dunia 2026 di Arlington.

Diterbitkan 14 Juli 2026, 03:47 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Prancis akan menghadapi Spanyol pada semifinal Piala Dunia 2026 yang berlangsung di AT&T Stadium, Arlington, Rabu (15/7/2026) pukul 02.00 WIB. Laga ini mempertemukan dua tim unggulan yang tampil konsisten sepanjang turnamen.

Supercomputer Opta memberikan keunggulan tipis kepada Prancis untuk mengamankan tiket ke partai final. Hasil simulasi menunjukkan duel ini diperkirakan berlangsung ketat karena kedua tim sama-sama memiliki performa yang meyakinkan.

Prancis punya modal enam kemenangan beruntun, sedangkan Spanyol baru kebobolan satu gol sepanjang kompetisi. Rekor tersebut membuat semifinal ini diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling menarik di Piala Dunia 2026.

Supercomputer Opta Jagokan Prancis

Berdasarkan 25.000 simulasi sebelum pertandingan, Prancis memenangkan laga dalam waktu normal pada 43,9 persen percobaan. Sementara itu, Spanyol meraih kemenangan dalam 29 persen simulasi, sedangkan peluang laga berlanjut ke babak tambahan waktu mencapai 27,1 persen.

Opta juga menempatkan Prancis sebagai kandidat terkuat juara Piala Dunia 2026 dengan probabilitas 34,6 persen. Adapun peluang Spanyol mengangkat trofi berada di angka 23,8 persen sehingga tetap menjadi pesaing utama Les Bleus.

Tim asuhan Didier Deschamps membukukan enam kemenangan beruntun setelah mengalahkan Maroko 2-0 pada perempat final. Mereka kini berpeluang menjadi tim Eropa kedua yang mencatat tujuh kemenangan beruntun dalam satu rangkaian Piala Dunia setelah Italia pada edisi 1934 dan 1938.

Deschamps juga akan menjalani pertandingan Piala Dunia ke-26 sebagai pelatih. Catatan itu membuatnya melampaui rekor Helmut Schon sebagai pelatih dengan jumlah laga Piala Dunia terbanyak.

Mbappe Siap, Spanyol Punya Rekor Mengesankan

Kylian Mbappe diperkirakan berada dalam kondisi siap tampil meski sempat mengalami masalah pada pergelangan kaki saat menghadapi Maroko. Penyerang Prancis itu telah mengoleksi delapan gol dan menyamai Lionel Messi dalam perburuan Sepatu Emas.

Kontribusi Mbappe tidak hanya datang lewat penyelesaian akhir, tetapi juga kreativitasnya bersama Ousmane Dembele. Kombinasi keduanya telah menghasilkan 19 peluang antarsesama pemain selama turnamen berlangsung.

Di kubu lawan, Spanyol memperlihatkan pertahanan yang sangat solid dengan hanya kebobolan satu gol hingga babak semifinal. Tim racikan Luis de la Fuente juga belum terkalahkan dalam 14 pertandingan terakhir di Piala Dunia dan Piala Eropa sejak kekalahan dari Jepang pada Piala Dunia 2022.

Lamine Yamal menegaskan timnya tidak gentar menghadapi tantangan besar dari Prancis. "Ada dua kemungkinan: mereka mencapai tiga final Piala Dunia berturut-turut, atau kami mengalahkan mereka tiga kali. Saya tidak tahu apa yang akan terjadi, tetapi kami sama sekali tidak takut," ujarnya.

Meski Spanyol memenangi dua pertemuan terakhir, termasuk semifinal Euro 2024, simulasi terbaru Opta tetap memberikan keunggulan tipis kepada Prancis. Konsistensi Les Bleus sepanjang turnamen menjadi alasan utama mereka lebih dijagokan untuk melangkah ke final Piala Dunia 2026.

Sumber: Opta Analyst

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Timnas Basket Indonesia Cukur Oman 127-6

Gia Yuda PradanaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan