Serangan Prancis Diadu dengan Pertahanan Spanyol

Prancis vs Spanyol pada semifinal Piala Dunia 2026 menghadirkan duel lini serang paling tajam melawan pertahanan terbaik turnamen.

Diterbitkan 14 Juli 2026, 03:13 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Prancis vs Spanyol menjadi partai pembuka semifinal Piala Dunia 2026 yang mempertemukan dua tim dengan kekuatan berbeda. Laga di AT&T Stadium, Arlington, Rabu (15/7/2026) pukul 02.00 WIB diprediksi berlangsung ketat sejak menit pertama.

Prancis punya lini depan paling produktif sepanjang turnamen, sedangkan Spanyol mengandalkan organisasi pertahanan yang sangat disiplin. Perbedaan karakter permainan itu membuat pertandingan ini layak menjadi salah satu duel paling menarik di Piala Dunia 2026.

Model prediksi Opta bahkan menempatkan pemenang pertandingan ini sebagai kandidat terkuat menjadi juara dunia. Peluang Prancis maupun Spanyol dinilai lebih tinggi dibanding Inggris dan Argentina yang berada di jalur semifinal lainnya.

Pertahanan Spanyol Siap Hadapi Ujian Terbesar

Spanyol tetap mempertahankan identitas permainan berbasis penguasaan bola dengan rata-rata 66 persen possession dan 598 operan per pertandingan. Namun, kekuatan terbesar La Roja justru terlihat dari kemampuan membatasi peluang lawan.

Tim asuhan Luis de la Fuente hanya kebobolan expected goals (xG) sebesar 0,31 per pertandingan. Catatan tersebut menyamai rekor terbaik sejak 1966 yang sebelumnya dibukukan Uruguay pada Piala Dunia 1990.

Rata-rata kualitas peluang yang dilepas lawan juga sangat rendah dengan nilai xG tembakan hanya 0,05. Angka itu menjadi yang terbaik sepanjang turnamen sekaligus menyamai rekor sejak 1966.

Aymeric Laporte tampil sebagai pemimpin lini belakang dengan 11 intersep selama kompetisi berlangsung. Di bawah mistar, Unai Simon juga konsisten mengantisipasi bola-bola di belakang garis pertahanan tinggi Spanyol.

Rodri turut memberikan keseimbangan setelah pulih dari cedera ligamen lutut anterior. Gelandang sekaligus kapten Spanyol itu telah mencatatkan 18 tekel dan merebut kembali penguasaan bola sebanyak 32 kali.

Serangan Prancis Tampil Sangat Produktif

Prancis membuktikan kualitas lini depannya bukan sekadar unggul di atas kertas. Les Bleus telah mengoleksi 16 gol hanya dalam enam pertandingan sepanjang Piala Dunia 2026.

Pasukan Didier Deschamps menghasilkan 47 tembakan tepat sasaran dengan rata-rata 7,8 per laga. Selain itu, mereka membukukan total xG sebesar 14,3, paling tinggi dibanding seluruh peserta turnamen.

Kylian Mbappe masih menjadi tumpuan utama setelah mengemas delapan gol dalam enam pertandingan. Kapten Prancis itu juga berkontribusi lewat 16 peluang yang diciptakan dan tiga assist.

Kerja sama Mbappe dengan Ousmane Dembele menjadi salah satu senjata paling berbahaya. Keduanya sudah saling menciptakan 19 peluang, sementara Dembele turut menyumbang lima gol dan dua assist.

Michael Olise juga tampil luar biasa sebagai motor kreativitas Prancis. Winger Bayern Munchen itu memimpin daftar assist dengan lima umpan gol dan hanya terpaut satu assist dari rekor Piala Dunia putra sejak 1966.

Kedalaman skuad Prancis membuat Deschamps memiliki banyak pilihan apabila pertandingan berjalan alot. Bradley Barcola, Desire Doue, Rayan Cherki, Maghnes Akliouche, hingga Marcus Thuram siap memberikan pengaruh dari bangku cadangan.

Duel Prancis vs Spanyol akhirnya menjadi pertemuan antara lini serang paling tajam melawan pertahanan terbaik di Piala Dunia 2026. Hasil pertandingan kemungkinan besar ditentukan oleh tim yang mampu mempertahankan identitas permainannya hingga peluit akhir berbunyi.

Sumber: Opta Analyst

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Timnas Basket Indonesia Cukur Oman 127-6

Gia Yuda PradanaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan