Ini Jenis APAR Mobil dan Cara Menggunakannya dengan Benar

Kebakaran mobil bisa terjadi kapan saja, tapi banyak pengendara belum tahu pentingnya membawa APAR. Kenali jenis-jenis APAR mobil dan cara menggunakannya dengan benar agar perjalanan tetap aman. Baca tipsnya selengkapnya!

Diterbitkan 24 September 2025, 19:04 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kebakaran mobil bisa terjadi kapan saja, dari korsleting listrik hingga kebocoran bahan bakar. Karena itu, punya APAR di dalam mobil bukan sekadar pelengkap, tapi wajib demi keselamatan.

Kebakaran kendaraan sering kali muncul tanpa diduga. Meski terlihat sepele, percikan api akibat kabel bermasalah atau bensin yang bocor bisa dengan cepat membesar.

Inilah alasan mengapa setiap pengendara disarankan untuk menyediakan APAR (Alat Pemadam Api Ringan) di mobil.

Namun, sebelum membeli, penting untuk mengetahui jenis-jenis APAR yang tersedia, serta cara penggunaannya agar efektif saat keadaan darurat.

APAR adalah alat pemadam kebakaran portabel yang didesain untuk digunakan pada tahap awal kebakaran.

Dalam konteks mobil, APAR dibuat lebih ringkas dan ringan, sehingga mudah disimpan di bawah kursi, bagasi, atau kompartemen kecil.

Fungsinya jelas, membantu mencegah api kecil berkembang menjadi kebakaran besar. Dengan penggunaan tepat, APAR bisa menyelamatkan nyawa pengemudi, penumpang, sekaligus kendaraan.

Tak hanya itu, keberadaan APAR juga membuat pengendara lebih tenang. Karena ketika kebakaran kecil muncul, Anda sudah punya alat utama untuk menghadapinya sebelum bantuan datang.

Jenis-Jenis APAR Mobil

Setiap APAR punya karakteristik dan fungsi masing-masing. Dilansir dari lama resmi Suzuki, Selasa (23/9/2025), berikut empat jenis APAR yang paling umum untuk kendaraan:

1. APAR Air Cocok untuk kebakaran kelas A (material padat seperti kayu, kertas, kain). Murah dan mudah digunakan, tapi tidak aman untuk kebakaran listrik dan cairan mudah terbakar.

2. APAR Busa Efektif untuk kebakaran cairan mudah terbakar (kelas B) seperti bensin atau minyak. Kekurangannya, busa bisa meninggalkan residu yang mengotori komponen.

3. APAR Serbuk Kimia Paling serbaguna, bisa untuk kelas A, B, dan C (listrik). Cepat memadamkan api, tapi residunya sulit dibersihkan dan bisa merusak mesin.

4. APAR Karbondioksida (CO2) Efektif untuk kebakaran kelas B dan C, serta tidak meninggalkan residu. Aman untuk peralatan elektronik, tapi kurang efektif untuk kebakaran material padat (kelas A).

Cara Menggunakan APAR di Mobil

APAR akan efektif hanya jika digunakan dengan benar. Berikut langkah dasar yang perlu Anda pahami:

1. Pastikan Situasi Aman

Jangan dekati api jika sudah terlalu besar. Jika berbahaya, segera menjauh dan hubungi pemadam kebakaran.

2. Periksa Kondisi APAR

Lihat indikator tekanan. Jika jarum ada di zona hijau, APAR siap dipakai.

3. Tarik Pin Pengaman

Lepaskan kunci pengaman agar APAR bisa digunakan.

4. Arahkan Nosel ke Api

Berdiri 1,5–2 meter dari sumber api, lalu arahkan nosel ke titik api, bukan ke asapnya.

5. Tekan dan Semprotkan dengan Gerakan Sapu

Tekan tuas secara konsisten sambil menyapu dari kiri ke kanan hingga api padam.

6. Pastikan Api Benar-Benar Padam

Cek kembali sumber api agar tidak ada bara yang tersisa. Jika belum padam, ulangi langkah atau segera cari bantuan tambahan.