Jangan Sering Gonta-ganti BBM, Ini Efeknya bagi Mesin Kendaraan

Kelangkaan BBM di sejumlah SPBU bikin pengendara terpaksa gonta-ganti bahan bakar. Padahal, kebiasaan ini bisa menurunkan performa mesin, bikin boros, hingga merusak komponen. Simak dampak lengkapnya dan tips menjaga mesin tetap awet di sini.

Diterbitkan 10 September 2025, 08:03 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Banyak pengemudi yang berpikir bahwa sering gonta-ganti bahan bakar minyak (BBM) bisa memberikan manfaat lebih bagi kendaraan. Padahal, setiap jenis BBM memiliki karakteristik berbeda yang sudah disesuaikan dengan kebutuhan mesin.

Jika dilakukan sembarangan, kebiasaan ini justru bisa membawa dampak buruk bagi performa mobil.

Belakangan ini, sebagian masyarakat menghadapi kelangkaan BBM di beberapa SPBU swasta seperti Shell dan BP-AKR.

Kondisi ini membuat sebagian pengendara terpaksa berpindah-pindah jenis BBM atau kembali ke Pertamina untuk mengisi bahan bakar.

Kementerian ESDM sendiri sudah menambah kuota impor BBM untuk SPBU swasta sebesar 10 persen dari impor tahun lalu.

Namun, jika stok masih kurang, pemerintah menyarankan SPBU swasta membeli dari Pertamina.

Dampak Gonta-Ganti BBM pada Mesin

Meski wajar terjadi saat pasokan terbatas, gonta-ganti BBM sebaiknya tidak dilakukan terlalu sering karena bisa menimbulkan masalah pada mesin. Berikut dampaknya:

1. Performa Mesin Menurun

Mesin bisa terasa loyo, sulit dihidupkan, atau bekerja tidak konsisten. Pergantian BBM membuat pembakaran tidak stabil sehingga tenaga mesin berkurang.

2. Komponen Mesin Cepat Rusak

Ruang bakar, piston, hingga ring piston lebih cepat aus akibat ketidaksesuaian bahan bakar. Dalam jangka panjang, biaya perawatan bisa membengkak.

3. Konsumsi BBM Lebih Boros

Mesin yang dipaksa beradaptasi dengan BBM berbeda cenderung lebih boros. Akibatnya, pengeluaran untuk bahan bakar justru semakin tinggi.

4. Emisi Gas Buang Meningkat

Pembakaran tidak sempurna akibat BBM yang tidak konsisten bisa meningkatkan emisi gas buang dan merusak katalisator.

5. Mesin Berkerak

Sisa pembakaran dari BBM yang berbeda bisa menimbulkan kerak di ruang bakar. Jika dibiarkan, hal ini akan menurunkan efisiensi mesin.

Tips Jaga Konsistensi BBM

Dilansir dari laman resmi Suzuki, Selasa (9/9/2025), menjaga konsistensi penggunaan BBM sangat penting untuk melindungi mesin mobil. Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:

1. Gunakan BBM sesuai rekomendasi pabrikan

Setiap mesin dirancang dengan nilai oktan tertentu. Jangan turunkan kualitas BBM agar mesin tidak bekerja ekstra.

2. Hindari mencampur bahan bakar berbeda

Campuran yang tidak seimbang bisa mengganggu pembakaran dan merusak komponen mesin.

3. Habiskan BBM lama sebelum berganti jenis

Dengan begitu, mesin tidak dipaksa menyesuaikan dua jenis bahan bakar sekaligus.

4. Isi di SPBU resmi dan terpercaya

Pastikan kualitas BBM terjamin untuk menjaga kestabilan pembakaran.

Dengan perawatan yang tepat dan konsistensi dalam memilih BBM, mesin mobil akan lebih awet, hemat bahan bakar, dan nyaman digunakan dalam jangka panjang.

Â