Sukses

6 Tips Membuat Makan Siang Menarik dan Sehat Bersama Anak Saat Pandemi

Liputan6.com, Jakarta Ada kalanya anak-anak tidak hanya sibuk dengan kegiatan di sekolah atau jadwal lainnya sehingga membuatnya jarang makan siang di rumah.

Namun, tidak menutup kemungkinan juga jika anak Anda pulang lebih awal sehingga membuatnya menghabiskan waktu makan siang di rumah. Terlebih di masa pandemi seperti ini, pasti mereka banyak menghabiskan waktu di rumah saja.

Dalam kesempatan itulah, orang tua khususnya Ibu memliki peran membuat dan menyiapkan sajian makan siang. Tentunya makanan yang mudah dibuat, menarik, dan kaya akan gizi. Seorang anak juga tidak perlu dilarang untuk tidak boleh ikut membantu Anda dalam menyiapkan menu makan siang tersebut. Hal itu boleh dicoba agar Anda mengetahui makanan apa yang ingin disantap oleh sang anak saat waktu makan siang.

Selain itu, ajakan kepada anak untuk ikut andil dalam mempersiapkan hidangan makan siang juga dapat membantu Anda memperkenalkan apa saja makanan yang bisa menyehatkan tubuh.

Mereka juga bisa belajar berkreasi dengan olahan makanan yang akan dibuatnya. Misalnya saat Anda dan anak-anak mengukur berapa takaran bahan-bahan hingga memprosesnya menjadi sebuah hidangan pizza yang lezat.

Setelah itu, mereka belajar membaginya sesuai dengan jumlah anggota keluarga yang ada. Dari hal seperti itu, anak-anak Anda akan merasa senang belajar memasak sekaligus bisa berkreasi.

Langkah itu merupakan salah satu cara yang menarik untuk mengisi kegiatan di rumah saja selama pandemi bukan?

Berikut ini juga ada beberapa tips lain apa saja hal yang bisa dilakukan untuk menyiapkan hidangan makan siang bersama anak yang sehat, sederhana, dan lezat berdasarkan para pakar nutrisi dan kuliner lainnya.

1. Rencanakan makan siang

“Perencanaan itu penting walau Anda tidak pergi ke mana pun,” kata Kristi King, ahli diet pediatrik senior di Rumah Sakit Anak Texas dan juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics, seperti mengutip laman CNN Health, Kamis (17/12/2020).

“Saat ini adalah masa ketidakpastian dan perencanaan seperti itu dapat membentuk pemikiran untuk anak bahwa keadaan terjadi seperti biasanya,” ujar King.

"Selain itu, saat Anda menyiapkan makan siang yang seolah-olah seperti Anda menyiapkannya untuk bekal ke sekolah itu akan mencegah anak untuk makan sembarangan dan berkeliaran di dapur,” imbuhnya.

Membuat hidangan makan siang sejak awal itu juga mungkin yang dilakukan kebanyakan orang tua saat mereka sibuk bekerja di siang hari, jelas Victoria Stein Feltman seorang ahli diet dan merupakan salah satu pendiri Apple to Zucchini, sumber daya makan sehat untuk orang tua dan keluarga.

Anda dapat menentukan menu apa saja yang bisa dimakan saat makan siang. Mungkin Anda bisa membuat sebuah daftar selama seminggu ke depan saat libur weekend. Hal itu juga membantu Anda untuk menyiapkan segala bahan yang dibutuhkan dan dapat menyimpannya di lemari es.

Seperti halnya saat tahun ajaran baru, yang segala perlengkapan pun baru. Mungkin Anda bisa membeli kotak makan siang baru untuk membuat anak Anda senang. Bahkan saat diberlakukannya belajar dari rumah seperti masa sekarang ini, pakar nutrisi merekomendasikan wadah untuk makan siang berbentuk kotak bento. Wadah tersebut menarik karena Anda bisa mengatur penempatan makanannya sesuai keinginan Anda.

 

 

 

2 dari 3 halaman

2. Membuat hidangan sesederhana mungkin

Hidangan makan siang tidak perlu rumit karena banyak jenis. Setidaknya Anda cukup mempersiapkan empat jenis makanan saat makan siang, tidak perlu banyak jenis. Makanan tersebut tentunya juga yang memiliki kandungan gizi, seperti protein.

Anda bisa memilih makanan yang berprotein, seperti daging, telur, selai kacang atau kacang-kacangan. Tidak lupa untuk memberi sayur-sayuran atau buah-buahan.

Anda juga bisa mengisi kotak makan tersebut dengan roti gandum, biskuit gandum, pasta, atau olahan dari susu seperti keju.

Sedangkan minumannya, Anda bisa saja memberi susu atau yogurt yang di dalamnya juga mengandung protein. Hal itu dijelaskan menurut ahli diet pediatrik dan pencipta The Nourished Child Jill Castle dalam situs pendidikan nutrisi untuk orang tua.

Pilihlah makanan berdasarkan kandungannya. Pemilihan makanan tersebut dinilai dapat membantu Anda untuk memastikan terpenuhinya kebutuhan gizi pada anak. Kita lihat bahwa anak-anak di masa pertumbuhan itu memerlukan gizi untuk tumbuh kembangnya.

Kandungan protein untuk pertumbuhannya juga pemberi fokus saat mereka belajar. Selain itu, karbohidrat yang berperan sebagai pemberi energi agar mereka tidak lemas. Lalu lemak sehat sekaligus kalsium yang terkandung dalam susu untuk perkembangan otak sekaligus pertumbuhan tulang dan gigi yang kuat.

3. Melibatkan anak dalam persiapan makan siang

“Karena bersekolah dari rumah tidak membutuhkan waktu seperti biasanya, Anda dapat mengisi kekosongan waktu dengan membuat sebuah hal baru untuk menambah keterampilan anak dengan memasak di dapur!” ujar Lisa Leake, penulis 100 Day of Real Food, “hal itu bukan hanya sebagai pengalaman, tetapi juga salah satu cara untuk meningkatkan rasa percaya diri yang hebat,” imbuhnya.

“Ini juga bisa menjadi daya tarik anak-anak untuk membuat sebuah menu makan siang menurut kreasi mereka tanpa banyak campur tangan orang tua,” kata Feltman.

Mungkin saja mereka akan mengetahui kecenderungan makanan mana yang bergizi menurut mereka jika mereka membuatnya sendiri.

Orang tua tentunya sangat berperan untuk membimbing mereka. Libatkanlah mereka, dalam hal ini tentu untuk mempersiapkan menu makan siang.

Bahkan pada saat berbelanja untuk kebutuhan memasak, izinkanlah anak Anda untuk mengeluarkan ide-idenya dan biarkan mereka memilih bahan. Pada saat itu juga Anda bisa menyarankan mereka untuk memilih roti, sayur-sayuran, buah-buahan, selai, dan lain-lain.

Jika mereka ikut ke pasar, biarkan mereka memilih buah atau sayur apa pun yang mereka inginkan, kata Feltman. Kemudian jika mereka sudah memilihnya, tinggal bagaimana Anda mengolah bahan-bahan tersebut.

Selain itu, Anda juga jangan melarangnya jika mereka ingin ikut menyiapkan segalanya. Sekalipun saat anak Anda berusia empat tahun, jika mereka mampu, izinkanlah anak Anda mengoleskan krim keju, kacang, atau mentega pada roti, jelas Jessica Levinson, ahli gizi dan kuliner sekaligus ahli nutrisi Westchester, New York.

Biarkanlah mereka berkreasi. Hal lain yang mungkin juga mereka lakukan adalah mencampur bahan-bahan untuk salad, merobek daun selada untuk sandwich, atau bahkan mencuci buah dan sayuran.

Jika Anda memiliki anak yang sudah lebih besar, mereka dapat membantu Anda, seperti memotong sayuran, memanggang roti, jelas Feltman.

Jika dalam rencana makan siang akan membuat roti dengan selai, Anda bisa menyiapkan segala bahan-bahannya, seperti toples selai, roti, dan pisau plastik.

Saat Anda tidak sempat menyiapkannya, anak Anda mungkin saja bisa membuat menu makanan sendiri. Sama seperti saat membuat salad. Anda bisa menyiapkannya lebih dulu, seperti potongan tomat cincang, brokoli, buncis, keju parut, dan pasta ke dalam mangkuk.

Sedangkan untuk sausnya,taruhlah di tempat yang dapat dijankau anak Anda agar mereka bisa mengambil dan menuangnya sendiri.

Namun, saat Anda memiliki waktu yang sebenarnya bisa saja melakukannya sendiri tetapi tidak Anda lakukan, Anda bisa meminta anak Anda untuk belajar menyiapkannya. Saat itulah peran Anda untuk menjelaskan kepada mereka tentang kandungan makanan yang akan dimakan saat makan siang.

“Melibatkan anak untuk menyiapkan makanan itu menjadi sebuah momen pembelajaran tentang mengenalkan kandungan nutrisi dalam makanan,” ujar Castle.

 

3 dari 3 halaman

4. Mempertimbangkan memilih makanan yang bisa dibekukan

Menurut Leake, salah satu kunci termudah untuk makan siang apalagi untuk bekal sekolah adalah makanan tersebut yang bisa disimpan dalam lemari es. Beberapa di antaranya, seperti muffin gandum buatan sendiri, burrito, nugget, smoothie, sandwich panggang, pancake, atau wafel.

“Cukup membuat satu resep di akhir pekan dan pertimbangkan untuk memperbanyak jumlah makanan yang mereka sukai itu sehingga Anda dapat menyimpannya dalam lemari es. Kemudian saat akan makan, keluarkan satu jenis makanan tersebut dan cairkan dan sajikan bersama beberapa produk segar dan sederhana yang lain.”

5. Membuat persiapan makan siang itu menyenangkan

Saat menyiapkan menu makan siang adalah waktu yang tepat untuk berkreasi dengan makanan. Buatlah saat-saat tersebut menjadi momen menarik dan berkesan bagi mereka. Mungkin Anda bisa coba memakai pemotong kue atau sandwich dengan alat yang berbentuk seperti binatang, balerina, alat olahraga, kupu-kupu, hati, atau bintang.

Leake juga menyarankan untuk membuat sebuah catatan lucu dengan tulisan tangan yang dipasang dengan tusuk gigi. Catatan tersebut bisa Anda tusukkan ke makanan yang akan disantap anak Anda itu, untuk menarik perhatian mereka.

“Saat makan siang itu menyenangkan dan anak-anak sangat menantikannya,” ujar Castle.

Castle merekomendasikan untuk membuat makanan yang memiliki tema berbeda setiap minggunya. Salah satu contoh tema makanannya seperti “Monday Munch Lunch” dengan keju atau selai kacang, potongan wortel kecil-kecil dan saus, kacang dan buah segar, yang semuanya disajikan dalam sebuah piring besar.

Atau bisa juga bertemakan “Friday Favorit Lucnh” yang di mana anak-anak menentukan sendiri menu yang mereka sukai sebagai makanan utama dan penutupnya.

6. Mempertimbangkan bahan sisa sebelumnya untuk makan siang

“Makan siang merupakan salah satu kesempatan untuk menggunakan kembali sisa bahan yang sebelumnya diolah, baik untuk di rumah atau sekolah,” ujar Feltman.

Jika bahan makanan sebelumnya masih tersisa, Anda bisa menggunakannya untuk makan siang. Anda bisa menggunakan bahan yang mengandung protein yang sisa dan menggabungkannya dengan sayuran. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan ikan untuk sandwich atau salad.

Ide Makan Siang

Anda bisa meminta pendapat anak-anak mengenai ide menu makan siang. “Minta ide dari mereka makanan apa yang menurut mereka enak sehingga mereka benar-benar akan memakannya,” ujar Leake.

Beberapa ide menu makan siang ini mungkin bisa Anda rekomendasikan kepada anak-anak, seperti yang direkomendasikan Feltman.a. Smoked salmon yang dibalut dengan gandum dan krim keju serta irisan tomatb. Sup miju-miju dengan sosis ayamc. Sayuran atau kalkun cabai dengan roti jagung

Yang bisa Anda padukan dengan potongan sayuran, seperti wortel, paprika merah, mentimun, dan saus favorit. Atau bisa juga Anda berikan irisan apel atau pir bahkan yoghurt. Jangan lupa menyajikan buah segar, seperti pisang, jeruk, melon, semangka, atau mangga.

 

Reporter: Aprilia Wahyu Melati

BERANI BERUBAH: Diterpa Pandemi, Bule Jualan Mie