Polisi: Pria Tewas di Gardu LRT Pancoran Diduga Hendak Curi Kabel

Polisi menemukan gergaji besi dan kantong plastik yang diduga akan digunakan untuk mengambil kabel.

Diterbitkan 02 September 2026, 06:39 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Pria tanpa identitas tewas di gardu listrik LRT Pancoran, Jakarta Selatan.
  • Diduga tersengat listrik saat mencoba mencuri kabel, ditemukan gergaji besi.
  • Korban Mr X, jenazah dibawa ke RS Polri untuk autopsi, operasional LRT tidak terganggu.

Liputan6.com, Jakarta - Seorang pria tanpa identitas ditemukan tewas di gardu listrik yang digunakan untuk mendukung operasional LRT di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan. Polisi menduga pria tersebut hendak mengambil kabel sebelum tersengat listrik bertegangan tinggi.

Kapolsek Pancoran Kompol Suminto mengatakan korban masuk ke area gardu melalui bagian bawah sambil membawa kantong plastik yang berisi gergaji besi dan topi.

"Korban masuk dari bawah dengan membawa kantong plastik dengan gergaji beserta topi. Kemudian naik ke atas lantai dua di gardu tersebut. Diduga tersengat listrik tegangan tinggi," kata Suminto kepada wartawan di Jakarta, Selasa (2/9/2026). 

Polisi menerima laporan mengenai kejadian tersebut sekitar pukul 17.50 WIB. Berdasarkan pemeriksaan sementara, korban kemudian naik ke lantai dua gardu dan diduga tersengat aliran listrik bertegangan tinggi.

Suminto mengatakan dugaan korban hendak mengambil kabel muncul dari barang-barang yang dibawanya. Polisi menemukan gergaji besi dan kantong plastik yang diduga akan digunakan untuk mengambil kabel.

"Kira-kira diprediksikan kabel yang mau diambil, karena alat yang dibawa adalah gergaji besi sama kantong plastik," ujarnya.

Polisi sementara baru menemukan satu orang korban dalam kejadian tersebut. Identitas pria itu belum diketahui karena tidak ditemukan KTP maupun dokumen identitas lainnya pada tubuh korban.

"Sementara ditemui satu. Di tubuhnya tidak ditemukan KTP maupun identitas tidak ada. Jadi Mr X," kata Suminto.

 

Jenazah Dibawah ke RS Polri

Jenazah korban selanjutnya akan dibawa ke Rumah Sakit Kramat Jati untuk menjalani autopsi. Polisi masih belum dapat memastikan waktu pasti korban meninggal dunia.

Suminto mengatakan kondisi jenazah yang sudah mengeluarkan bau diduga berkaitan dengan sengatan listrik bertegangan tinggi.

Gardu listrik tersebut digunakan untuk mendukung operasional LRT. Aliran listrik di lokasi sempat dimatikan sementara untuk memudahkan proses evakuasi korban.

Meski demikian, pemadaman sementara tersebut dipastikan tidak mengganggu operasional LRT.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6