Liputan6.com, Jakarta - Polda Metro Jaya membantah menangkap koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Supriyono alias Botok. Polisi menyebut pertemuan dengan Botok untuk memberikan penjelasan terkait perizinan kegiatan, bukan melakukan penangkapan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, Satintelkam Polres Metro Jakarta Pusat sebelumnya telah berkomunikasi dengan Botok dan Teguh terkait rencana kedatangan massa dari Pati ke depan Gedung DPR RI.
Dalam komunikasi tersebut, polisi menjelaskan sejumlah ketentuan administrasi yang harus dipenuhi sesuai bentuk kegiatan yang akan digelar, khususnya oleh masyarakat Pati.
Advertisement
"Pihak massa Pati kemudian menyampaikan bahwa kegiatan yang direncanakan bukan berupa aksi penyampaian pendapat, melainkan silaturahmi dan penggalangan bantuan logistik," ungkapnya, Senin (24/8/2026).
Budi menuturkan, polisi kemudian mengimbau penyelenggara untuk mengurus izin kegiatan ke Polda Metro Jaya. Menurut Budi, Botok menyatakan bersedia mengurus izin tersebut dan meminta didampingi langsung oleh polisi menuju Polda Metro Jaya.
Namun, saat hendak berangkat, sejumlah massa justru mengira Botok diamankan petugas. Situasi di lokasi pun semakin ramai.
"Yang bersangkutan telah menjelaskan bahwa keberangkatannya ke Polda Metro Jaya adalah untuk mengurus izin kegiatan. Namun, karena situasi di lokasi semakin ramai, keberangkatan tersebut akhirnya dibatalkan," ucapnya.
Budi menegaskan, kehadiran personel kepolisian dalam peristiwa tersebut semata-mata untuk memberikan penjelasan mengenai administrasi dan perizinan kegiatan. Dia kembali memastikan tidak ada penangkapan terhadap Botok dalam kejadian tersebut.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311576/original/011498300_1785406882-kemenhaj_petugas_haji_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4409778/original/074363200_1682745589-PPATK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321954/original/029124100_1786512297-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-12T122336.000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331557/original/037451000_1787549916-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-24T123722.755.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5424247/original/074560000_1764137623-Tes_DNA.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329119/original/007146600_1787220911-download__1_.jpg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328148/original/043387300_1787138027-Tugas__46_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9325551/original/012949200_1786874036-WhatsApp_Image_2026-08-16_at_16.29.52.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322762/original/041293200_1786587894-IMG-20260813-WA0003.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315832/original/092394600_1785899395-67ee4442-c418-4c45-8761-ab110d4d95f7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308043/original/073508400_1785126922-WhatsApp_Image_2026-07-27_at_11.26.57.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321627/original/087885400_1786459548-WhatsApp_Image_2026-08-11_at_21.38.06.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5473565/original/045606700_1768449409-e8f30a03-0f34-4cca-868f-659668113d39.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317547/original/022307300_1786020542-WhatsApp_Image_2026-08-06_at_19.28.11.jpeg)