Asal Usul Pisau Dipakai Pelaku Mutilasi Pria di Depok

Kepingan misteri pembunuhan disertai mutilasi di Depok, Jawa Barat, mulai terkuak.

Diterbitkan 05 Agustus 2026, 18:11 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Pelaku Saepullah (SA) mengungkap detail pembunuhan dan mutilasi di Depok.
  • Pisau dapur digunakan; korban dimutilasi karena sulit memindahkan jasad.
  • Pelaku membuang barang bukti dan potongan kaki di lokasi terpisah.

Liputan6.com, Jakarta - Kepingan misteri pembunuhan disertai mutilasi di Depok, Jawa Barat, mulai terkuak. Pelaku Saepullah alias SA atau S mengungkapkan asal usul pisau yang digunakan untuk memutilasi korban.

Dia menyebut, pisau itu diambil dari dapur kontrakannya. Pengakuan itu disampaikan SA saat diperiksa penyidik setelah dilakukan penangkapan.

“Saya turun ke bawah (dapur), terus ambil pisau. Terus saya tusuk dulu sebelah sini,” ujar SA sambil memperagakan bagian perut, Rabu (5/7/2026).

Korban masih sempat melawan setelah pelaku melakukan penusukan. Perlawanan itu membuat emosi pelaku memuncak.

“Dia berontak lagi, nendang saya. Saya makin emosi, terus saya pegang saja kepalanya,” katanya.

Pelaku lalu menggorok leher korban. Setelah korban tewas, dia memotong tubuh korban menggunakan pisau yang dipakai untuk menikam.

“Di kontrakan saya, di Cipayung, Jalan Belimbing,” katanya saat ditanya lokasi pembunuhan.

Alasan Mutilasi

Pelaku kemudian mengungkapkan alasan memutilasi tubuh korban. Dia mengaku kesulitan mengangkut jasad keluar dari kontrakannya.

“Karena susah bawanya. Di situ kan ramai orang dan perumahan juga,” ujar SA.

Seusai kejadian, pisau bersama pakaian yang dikenakannya dibuang ke kawasan Pitara, Depok.

“Kalau itunya dibuang sama baju-bajunya di daerah Pitara. Nanti saya tunjukin,” ujarnya.

SA juga mengaku membuang potongan kaki korban ke aliran air di kawasan Jembatan Serong, Cipayung.

“Kaki aja,” jawab SA saat ditanya bagian tubuh yang dibuang di lokasi tersebut.

Saat ditanya apakah pembunuhan dilakukan bersama orang lain, SA mengaku beraksi seorang diri.

“Sendiri aja,” katanya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6