TNI Tanggapi Dugaan Penganiayaan Polisi hingga Tewas di Asrama Brimob

Peristiwa tersebut diketahui terjadi di Asrama Brimob, Jalan KS Tubun, Slipi, Palmerah, Jakarta Barat, pada Jumat, 31 Juli 2026.

Diterbitkan 05 Agustus 2026, 13:04 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Mabes TNI tanggapi dugaan penganiayaan polisi hingga tewas oleh prajuritnya.
  • Peristiwa terjadi di Asrama Brimob Jakarta Barat pada 31 Juli 2026.
  • TNI hormati proses hukum dan akan tindak sesuai aturan jika pelaku terbukti anggota.

Liputan6.com, Jakarta - Mabes TNI menanggapi kasus dugaan penganiayaan anggota polisi hingga tewas oleh pihak yang diduga prajurit TNI. Peristiwa tersebut diketahui terjadi di Asrama Brimob, Jalan KS Tubun, Slipi, Palmerah, Jakarta Barat, pada Jumat, 31 Juli 2026.

Kasus tersebut telah dilaporkan ke Polsek Palmerah, sebelum akhirnya penanganan dilimpahkan ke Polres Metro Jakarta Barat.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Muhammad Nas mengatakan, TNI menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

"Terkait pemberitaan tersebut, kami menghormati semua proses hukum," kata Nas kepada wartawan, Rabu (5/8/2026).

Menurut Nas, pihaknya belum dapat menyampaikan keterangan lebih lanjut karena perkara masih dalam tahap penyidikan.

Ia menegaskan, apabila pelaku terbukti merupakan anggota TNI, penanganannya akan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.

"Saat ini perkara masih dalam tahap penyidikan oleh aparat yang berwenang, sehingga seluruh fakta hukum belum dapat disimpulkan," jelasnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6