Jakarta Timur Gencarkan Gerakan Pilah Sampah, Ini yang Dilakukan

HBKB Jakarta Timur dimanfaatkan Pemkot Jakarta Timur untuk mengedukasi warga tentang pemilahan sampah dan memperkuat kesadaran lingkungan. (AI Generated).

Diterbitkan 06 Agustus 2026, 17:16 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • HBKB Jakarta Timur jadi wadah edukasi pilah sampah dan inovasi lingkungan warga.
  • Kolaborasi Pemkot Jaktim dan PT ANTAM perkuat pengelolaan sampah berkelanjutan.
  • Generasi muda dilibatkan melalui lomba dan bantuan dropbox sampah pintar.

Liputan6.com, Jakarta - HBKB Jakarta Timur dimanfaatkan Pemerintah Kota Jakarta Timur memperkuat edukasi kepedulian lingkungan warga melalui kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di Jalan Pemuda, Rawamangun, Pulogadung.

“Jadi memang Car Free Day kali ini saya manfaatkan untuk sosialisasi terutama masalah pilah sampah. Setiap kecamatan itu ada stannya di sini, kemudian membolehkan bagi warganya maupun siapa pun yang telah melakukan inovasi-inovasi pemilahan sampah itu agar ditampilkan di sini,” ujar Wali Kota Jakarta Timur Munjirin dalam HBKB di Jalan Pemuda, Jakarta Timur, Minggu.

Memperingati Hari Anak Nasional, PT ANTAM (Persero) Tbk menyalurkan bantuan berupa pohon dan tempat sampah anorganik guna mendukung pengelolaan lingkungan dan mendorong keterlibatan masyarakat menjaga kebersihan ruang publik.

Munjirin menegaskan, penanganan isu lingkungan dan sampah memerlukan sinergi banyak pihak, di mana peran dunia usaha sangat krusial untuk memperkuat edukasi serta fasilitas pendukung.

“Setiap kecamatan itu ada stannya di sini, kemudian membolehkan bagi warganya maupun siapa pun yang telah melakukan inovasi-inovasi pemilahan sampah itu agar ditampilkan di sini,” kata Munjirin.

Kolaborasi Perkuat Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

Senior Manager Operation PT ANTAM (Persero) Tbk UBPP Logam Mulia Glen Adiyudha Geraldi menyatakan, pengelolaan lingkungan berkelanjutan membutuhkan sinergi lintas sektor, mulai dari pemerintah dunia usaha, akademisi, hingga masyarakat.

“Program ini juga selaras dengan implementasi Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Masyarakat Pilah Sampah,” ucap Glen, melansir Antara, Senin, (27/07/2026).

Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini berjalan atas sinergi bersama Pemprov DKI Jakarta, Pemkot Jakarta Timur, serta Suku Dinas Lingkungan Hidup dan Pendidikan Jakarta Timur.

Menurut Glen, penguatan kolaborasi ini krusial untuk mengubah perilaku masyarakat dalam memilah sampah sekaligus menciptakan dampak lingkungan berkelanjutan di Jakarta Timur.

Generasi Muda Diajak Peduli Lingkungan

Rangkaian kegiatan ini diisi Lomba Video tingkat SMA dan Lomba Poster tingkat SMP bertema "Pilah Sampah dan Lingkungan". Kompetisi yang diikuti perwakilan sekolah dari 10 kecamatan di Jakarta Timur ini menjadi wadah generasi muda menyuarakan pentingnya pemilahan sampah dan pelestarian lingkungan lewat karya kreatif.

Selain itu, disalurkan pula bantuan drop box sampah pintar sebagai sarana pemilahan sampah organik bagi sekolah-sekolah di Jakarta Timur.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6