Penampakan Klinik Kecantikan Tempat Sutrimo Ditemukan Terkapar

Pintu bangunan tertutup rapat, sementara garis polisi masih terpasang di gerbang maupun pintu masuk.

Diterbitkan 27 Juli 2026, 12:38 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Sutrimo ditemukan tak sadarkan diri di klinik kecantikan, meninggal di RS.
  • Klinik di Kebayoran Baru itu kini tutup dan dipasangi garis polisi.
  • Polda Metro Jaya sedang menyelidiki penyebab kematian Sutrimo.

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah garis polisi masih membentang di pagar masuk sebuah klinik kecantikan di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, tempat seorang pria bernama Sutrimo ditemukan tidak sadarkan diri pada Kamis (23/7/2026).

Berdasarkan pantauan Liputan6.com, Senin (27/7/2026), klinik tersebut tampak sudah lama tutup dan tidak lagi beroperasi. Pintu bangunan tertutup rapat, sementara garis polisi masih terpasang di gerbang maupun pintu masuk.

Kondisi bangunan juga tampak kusam. Cat pada bagian luar mulai memudar. Beberapa bagian dinding terlihat berjamur. Plafon teras juga tampak jebol. Halaman depan hanya dipenuhi dedaunan kering. Tidak terlihat adanya aktivitas di dalam maupun di sekitar klinik.

Sebelumnya, seorang pria bernama Sutrimo ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di klinik kecantikan tersebut pada Kamis, 23 Juli 2026. Peristiwa itu kini masih dalam penanganan pihak kepolisian.

Sutrimo ditemukan tidak sadarkan diri di halaman klinik di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Selanjutnya, ia dibawa menggunakan ambulans ke RS Muhammadiyah Taman Puring. Pihak rumah sakit menyatakan bahwa Sutrimo tiba dalam keadaan telah meninggal dunia.

"Polda Metro Jaya menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya saudara Sutrimo. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto, Minggu (26/7/2026).

Penyelidikan

Budi menambahkan, Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Kriminal Umum bersama Polres Metro Jakarta Selatan melakukan penyelidikan untuk mendalami informasi dan rangkaian peristiwa tersebut.

Kepolisian sedang mengumpulkan bahan keterangan dan melakukan klarifikasi terhadap pihak keluarga, pengemudi ambulans, petugas rumah sakit, serta pihak lain yang mengetahui peristiwa tersebut.

Selain itu, rekam medis, riwayat pemesanan ambulans, lokasi awal ditemukannya almarhum, serta informasi lain yang berkaitan juga sedang didalami.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6