Golkar Desak Polri Bongkar Seluruh Aset Terkait Kasus Febrie Adriansyah

Fraksi Golkar menilai pengusutan perkara harus menyasar seluruh aset yang diduga berasal dari tindak pidana korupsi.

Diterbitkan 11 Juli 2026, 18:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Fraksi Golkar desak usut tuntas dugaan korupsi mantan Jampidsus Febrie Adriansyah.
  • Polri diminta telusuri dan sita seluruh aset hasil tindak pidana korupsi.
  • Golkar mengecam keterlibatan aparat hukum dan dukung penuh langkah Polri.

Liputan6.com, Jakarta - Fraksi Partai Golkar di Komisi III DPR RI meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas perkara dugaan korupsi yang menyeret mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

Selain mengungkap pelaku, Polri juga didorong menelusuri seluruh aset yang diduga berasal dari hasil tindak pidana.

Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Golkar, Rikwanto, mengatakan dugaan keterlibatan mantan pejabat penegak hukum dalam perkara tersebut menjadi pukulan bagi upaya pemberantasan korupsi.

"Kami dari Fraksi Partai Golkar sangat menyayangkan dan juga sangat mengecam ternyata di antara aparat penegak hukum ada yang berperilaku sebaliknya. Ini sangat merugikan bagi penegakan hukum kita," kata Rikwanto dalam rapat Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Sabtu (11/7/2026).

Menurut Rikwanto, penyidik tidak boleh berhenti pada penetapan tersangka. Ia meminta seluruh aset yang diduga berkaitan dengan hasil kejahatan turut ditelusuri dan disita.

"Kita duga masih banyak tempat-tempat persembunyian dari harta-harta yang tidak jelas yang diduga hasil daripada kejahatan ini untuk diungkap," ujarnya.

 

Dukung Pemberantasan Korupsi Polri

Rikwanto menegaskan Fraksi Golkar mendukung penuh langkah Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri dalam mengusut perkara tersebut.

Dia meminta proses hukum dilakukan secara menyeluruh tanpa pandang bulu.

"Kami mendukung penuh langkah-langkah Polri untuk menyelesaikan kasus ini. Siapa pun yang terlibat harus diusut tuntas," tegasnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6