Kemenag Imbau Masyarakat Waspadai Hoaks Bantuan Dana Gereja

Ditjen Bimas Kristen meminta masyarakat mewaspadai hoaks bantuan dana gereja, simak selengkapnya di sini!

Diterbitkan 11 Juli 2026, 14:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kristen Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap maraknya informasi bohong alias tidak benar (hoaks) yang beredar di media sosial. Hal ini terkait dengan bantuan dana untuk gereja dengan memungut biaya tertentu.

Dirjen Bimas Kristen Jeane Marie Tulung mengatakan, informasi yang beredar terkait hal tersebut tidak benar dan tidak berasal dari kanal resmi pemerintah. Sehingga, masyarakat khususnya gereja dan lembaga keagamaan Kristen, diingatkan untuk tidak mudah percaya dan tidak terjebak dalam praktik penipuan yang mengatasnamakan pemerintah maupun lembaga asing.

"Bantuan resmi yang berkaitan dengan gereja atau lembaga keagamaan Kristen hanya disampaikan melalui kanal resmi Ditjen Bimas Kristen Kementerian Agama. Kami meminta masyarakat berhati-hati, melakukan verifikasi, dan tidak menyebarluaskan informasi yang belum jelas kebenarannya," kata Jeane dikutip dari laman resmi Kemenag.

Dia menegaskan, komitmennya untuk selalu transparan dalam menyampaikan setiap program maupun bantuan yang sah dari pemerintah.

"Kami tidak pernah menunjuk perorangan atau pihak tertentu untuk memungut biaya dalam proses pengajuan maupun penyaluran bantuan. Jika ada oknum yang mengaku sebagai perantara, itu adalah bentuk penipuan. Masyarakat jangan ragu untuk segera melaporkannya," ujarnya menegaskan.

"Hoaks bukan hanya merugikan secara finansial, tetapi juga dapat merusak kepercayaan dan menimbulkan keresahan di tengah umat. Mari kita bersama-sama melawan hoaks dengan bijak dalam bermedia sosial."

Sementara itu, Sekretaris Ditjen Bimas Kristen Johni Tilaar menambahkan, pihaknya selalu terbuka bagi masyarakat yang ingin memastikan kebenaran informasi. 

"Silakan masyarakat menghubungi langsung Ditjen Bimas Kristen apabila menerima informasi yang meragukan. Kami siap memberikan klarifikasi agar umat tidak terjebak oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. Mari bersama-sama kita jaga umat dan gereja dari praktik penipuan berkedok bantuan," Johni mengakhiri.

Sumber:

https://kemenag.go.id/cek-fakta/ditjen-bimas-kristen-imbau-masyarakat-waspada-hoaks-bantuan-dana-gereja-Fdq1Y

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.