Liputan6.com, Jakarta - Polda Metro Jaya membongkar dugaan eksploitasi seksual dan ekonomi anak di kawasan lokalisasi Tenda Biru, Cibitung, Kabupaten Bekasi. Delapan anak diduga korban eksploitasi diselamatkan dari empat kafe dalam pengungkapan tersebut.
Direktur PPA PPO Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Rita Wulandari Wibowo mengatakan, pengungkapan kasus berawal dari laporan masyarakat dan unggahan di media sosial masuk ke platform pengaduan Direktorat PPA PPO.
Dari hasil penelusuran dan patroli siber, kepolisian menemukan indikasi terjadinya eksploitasi seksual dan ekonomi terhadap anak di kawasan tersebut.
Advertisement
"Dari itu semua kita melakukan profiling, kemudian kita temukan ada beberapa hal yang menjadi titik terang adanya indikasi terjadinya eksploitasi seksual dan ekonomi atau kita sebut dengan perdagangan anak di wilayah Cibitung,” kata Rita dalam konferensi pers, Rabu (8/7/2026).
Menurut Rita, kepolisian sempat menindaklanjuti unggahan seorang warga negara asing menyebut adanya dugaan perdagangan anak. Namun setelah dilakukan pendalaman, lokasi disebut dalam unggahan itu tidak sesuai dengan fakta di lapangan.
Penyelidikan kemudian mengarah ke lokalisasi Tenda Biru di Cibitung. Kepolisian menerjunkan tim gabungan, termasuk personel Direktorat Samapta untuk pengamanan.
Saat operasi berlangsung, ditemukan sejumlah anak di bawah umur diduga menjadi korban sehingga langsung dilakukan tindakan penegakan hukum.
Modus Ekploitasi Anak
Hasil penyelidikan mengungkap para korban diduga dijadikan pekerja seks komersial dengan modus mendampingi tamu laki-laki di sejumlah kafe.
Para korban diduga diminta menemani tamu, ikut mengonsumsi minuman beralkohol, berkaraoke, lalu berlanjut hingga melakukan hubungan seksual.
Tarif dipatok berkisar Rp 200 ribu hingga Rp 250 ribu untuk setiap tamu. Dari jumlah tersebut, setiap korban rata-rata menerima tips sekitar Rp 100 ribu per tamu, di luar uang diberikan langsung pelanggan.
Rita mengatakan, kepolisian juga menemukan sebagian korban telah menjalani aktivitas itu selama dua hingga tiga tahun. Sementara korban lainnya mengaku baru sekitar tiga bulan.
“Ditinjau dari aspek pengetahuan anak korban terhadap tahapan-tahapan eksploitasi yang dialami, ditemukan ada dua kategori. Yang pertama, anak korban pada awalnya tidak mengetahui bahwa akan melakukan pendampingan yang ujungnya sampai dengan hubungan badan. Yang kedua, sejak awal mereka ada yang sudah mengetahui,” kata Rita.
Hasil pemeriksaan mengungkap dua pola perekrutan. Sebagian korban mengaku tidak mengetahui pekerjaan yang ditawarkan akan berujung pada eksploitasi seksual. Namun ada pula yang sejak awal telah mengetahui tahapan pekerjaan yang akan dijalani.
“Dari sekian kami sebutkan bahwa ada empat kafe tadi, totalnya semuanya adalah ada delapan korban yang kita ketahui dari hasil pemeriksaan diketahui mereka mengalami gangguan medis sehingga perlu ada penanganan intensif terhadap para anak korban,” ujar Rita.
Dalam penyidikan, kepolisian telah memeriksa 17 saksi. Sebanyak 37 orang juga sempat diamankan dan menjalani tes urine, namun hasilnya tidak ditemukan penyalahgunaan narkoba.
Kepolisian turut menyita barang bukti berupa 20 telepon seluler, buku catatan aktivitas tamu, uang tunai, alat kontrasepsi, pelumas, serta sejumlah tablet dan obat.
Seluruh korban telah menjalani visum dan pemeriksaan medis, kemudian ditempatkan dalam perlindungan memperoleh pendampingan dan pemulihan.
Rita mengatakan penyidik menjerat para pelaku dengan pasal berlapis, yakni Pasal 76I juncto Pasal 88 Undang-Undang Perlindungan Anak, Pasal 12 juncto Pasal 15 huruf f dan huruf g Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual, serta Pasal 419, Pasal 420, Pasal 421, Pasal 422, dan Pasal 455 KUHP.
“Perbuatan tersebut menunjukkan adanya pemanfaatan anak untuk kepentingan ekonomi dan atau seksual yang dilakukan secara sadar, terstruktur, dan berkelanjutan,” kata Rita.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5289113/original/068981100_1753021974-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__38_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263843/original/065734300_1782021578-Tugas__38_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4146753/original/028527300_1662354830-cek_fakta_sepeda.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5568076/original/025738900_1777349129-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-28T110443.057.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291174/original/074020400_1783507253-IMG_7125.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290421/original/027818600_1783480531-Argentina_s_Enzo_Fernandez.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287274/original/048570500_1783206951-pra3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290534/original/015072300_1783484497-Switzerland_goalkeeper_Gregor_Kobel.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290498/original/086362400_1783483404-Egypt_s_Mohamed_Salah__10__and_Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290385/original/086691300_1783478548-Egypt_s_Mostafa_Zico__11__and_Egypt_s_Haissem_Hassan__12_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290384/original/064848900_1783478396-Argentina_s_Lionel_Messi_celebrates.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8306243/original/097675000_1782171964-000_B7XN2AD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8312895/original/060240200_1782180154-000_B7XU3W8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259229/original/005106400_1781492480-AP26165671114272.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288987/original/029872300_1783373948-000_B9FD7P2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309678/original/024525200_1782176074-AP26174009363435-Prancis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291112/original/073264100_1783504814-IMG_7217.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5506797/original/052490000_1771475925-Mark_Zuckerberg_CEO_Meta_01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5531509/original/036961300_1773617249-1001775490.jpg)