Sjahroeddin-Samsurya Dilantik Mendagri

Sjahroeddin Z.P. dilantik sebagai Gubernur, sedangkan Samsurya Ryacudu dilantik menjadi Wakil Gubernur Lampung. Pelantikan dijaga ketat karena ada isu gelombang unjuk rasa penentang pilgub ulang.

Diterbitkan 03 Juni 2004, 07:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Sjahroeddin Z.P. dan Samsurya Ryacudu dilantik sebagai Gubernur Lampung definitif.
  • Pelantikan dilakukan setelah vakum dua tahun dan Pilgub ulang yang berlarut-larut.
  • Acara pelantikan dijaga ketat karena isu penolakan dari kelompok tertentu.

Liputan6.com, Bandar Lampung: Setelah vakum selama dua tahun, akhirnya Provinsi Lampung memiliki gubernur definitif. Sepekan setelah Pemilihan Gubernur (pilgub) Ulang 24 Mei silam, Menteri Dalam Negeri Hari Sabarno melantik Sjahroeddin Z.P. sebagai Gubernur Lampung dan Samsurya Ryacudu sebagai Wakil Gubernur Lampung periode 2004-2009 di Bandar Lampung, Rabu (2/5) siang. Sjachroeddin-Syamsurya dilantik setelah Presiden Megawati Sukarnoputri mengeluarkan Keputusan Presiden Nomor 71/M Tahun 2004 tertanggal 1 Juni. Pelantikan ini dijaga ketat aparat kepolisian setempat. Setiap undangan diperiksa secara ketat dan harus melewati dua pintu pendeteksi metal. Upacara itu sengaja dijaga ketat karena ada isu akan ada gelombang unjuk rasa dari kelompok yang menolak gubernur terpilih. Seperti diketahui, duet Sjahroeddin-Samsurya yang dicalonkan Fraksi Partai Demokrasi Indonesia adalah hasil pemilihan ulang. Pilgub ulang yang memilih mereka sempat berlarut-larut karena anggota Dewan terbagi dua kelompok, yakni yang mendukung dan menolak dilaksanakan pemilihan ulang. Namun, setelah Ketua DPRD Lampung Abbas Hadisunyoto yang menolak pemilihan ulang dipecat dari keanggotan PDIP, pilgub ulang digelar [baca: Syahrudin Gubernur Lampung Terbaru] Pemilihan sebelumnya 30 Desember 2002 dan dimenangkan pasangan Alzier Thabrani-Ansori Yunus. Pasangan tersebut dibatalkan Mendagri dengan alasan Alzier terlibat kasus pidana penipuan. Pembatalan itu digugat Alzier ke Pengadilan Tata Usaha Negara dan dimenangkan Alzier. Sementara pihak Mendagri menyatakan naik banding [baca: Mendagri Dituding Merekayasa Pembatalan Pilgub Lampung].(DNP/Bisrie Merduani dan Asep Saefullah)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6