Sukses

Sindir Rhoma Irama, Wiranto: Ini Hanya Masalah Persepsi

Sindiran capres Partai Hanura Wiranto kepada Rhoma Irama yang mantap maju sebagai capres membuat Sang Raja Dangdut berang. Buntutnya, Rhoma Irama menantang Wiranto berdebat di tempat terbuka. Menanggapi terkait sindiran tersebut, Wiranto kembali membantah dirinya menyindir Rhoma.

"Ini hanyalah masalah persepsi," ungkap mantan Panglima TNI Jendral Purnawirawan Wiranto di sela-sela acara upacara Hari Juang Kartika, Surabaya, Minggu (15/12/2013).

Menurut Ketua Umum Partai Hanura ini, kesalahan persepsi terjadi ketika tengah berbicara dalam sebuah acara di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Namun, Wiranto mengaku tidak bicara personal dan tidak pernah menyebut nama Rhoma Irama.

"Ini kan ada orang yang nulis demikian, entah siapa orangnya," ucap Wiranto. "Saya tidak pernah menyakiti siapapun, saya justru menghormati. Ini yang perlu diluruskan."

Wiranto pernah menyebut, saat ini kualitas sejumlah tokoh yang akan maju sebagai capres 2014 semakin rendah. Wiranto pun menyebut seorang penyanyi dangdut ikut maju. Saat ini, penyanyi dangdut yang digadang maju sebagai capres, baru Rhoma Irama. Adalah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang terang-terangan mengusung Rhoma.

"Sekarang ini penyanyi dangdut dijadikan calon presiden. Ada lagi pelawak. Nanti lama-lama pemain akrobat juga dicalonkan jadi presiden. Makanya yang korupsi jalan terus," ungkap Wiranto.

Merasa disindir, Rhoma Irama pun berang. Ia menantang Wiranto untuk beradu visi atau misi. "Saya berani menantang Wiranto adu visi dan misi di televisi dan di lapangan terbuka. Jadi nanti di situ bisa terlihat, jangan suka menghina orang," ujar Rhoma.

"Kapan waktunya saya siap, biar Wiranto pun tahu apa yang dikatakannya itu tidak benar," imbuh Rhoma. (Rmn/Ism)

Baca juga:
Wiranto Tiba-tiba Muncul di Hari Juang Kartika