Liputan6.com, Jakarta - Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto mengapresiasi langkah Gubernur Sumatra Utara Bobby Nasution yang menerapkan kebijakan pelarangan total penggunaan vape di lingkungan aparatur sipil negara (ASN) di wilayahnya.
Sebelumnya, Bobby Nasution resmi melarang ASN, non-ASN, dan pegawai badan usaha milik daerah (BUMD) menggunakan rokok elektrik atau vape mulai 15 Juni 2026. Kebijakan tersebut tertuang dalam Instruksi Gubernur Sumut Nomor 188.54/3/INST/2026.
"Pak Bobby, terima kasih juga Pak Bobby, Pak Gubernur sudah mengeluarkan kebijakan untuk melarang total vape di lingkungan ASN. Ini patut diapresiasi," ujar Suyudi dalam sambutannya saat pengungkapan penyelundupan 1,16 ton ketamin yang dibawa Kapal MT Global 168 di Pelabuhan Belawan, Sumatra Utara, dikutip Sabtu (24/10/2026).
Advertisement
Suyudi menilai, Sumatra Utara menjadi satu-satunya provinsi yang menerapkan kebijakan pelarangan total vape tersebut.
"Mungkin satu-satunya provinsi atau pemerintah daerah yang memproklamirkan, memberikan, mengeluarkan kebijakan melarang vape," ucap Suyudi.
Menurut Suyudi, vape menjadi salah satu pintu masuk peredaran narkotika di Indonesia karena adanya perubahan bentuk narkotika dari padat menjadi cair, yang kemudian dapat disamarkan melalui rokok elektrik.
"Yang mana kita tahu evolusi perubahan narkotika dunia, termasuk di Indonesia, dari yang bentuknya padat menjadi cair, dan pintu masuknya adalah vape," kata Suyudi.
Atas dasar itu, Suyudi mengaku telah mendorong rekomendasi pelarangan total penggunaan vape saat mengikuti rapat dengar pendapat di DPR RI pada Mei lalu.
"Dan makanya kita ya, saya, jikalau rapat dengar pendapat di DPR RI di bulan Mei lalu, saya sudah menyampaikan dengan tegas, merekomendasikan untuk melarang total vape," sambung dia.
Â
Sulit Dibedakan Secara Kasat Mata
Suyudi menjelaskan, cairan isi ulang atau cartridge pada vape sulit dibedakan secara kasat mata untuk memastikan ada atau tidaknya kandungan narkotika.
"Karena kita tahu, isi ulang ataupun isi cartridge-cartridge di dalam vape tidak bisa kita bedakan, yang sangat tersamar, sangat terkamuflase, wujudnya cair, antara kimiawi biasa dengan kimia narkotik itu tidak bisa dibedakan," terang dia.
Ia menambahkan, bahkan Badan Narkotika Nasional (BNN) maupun Polri mengalami kesulitan membedakan cairan tersebut hanya melalui pengamatan langsung.
"BNN sekalipun, Polri, secara kasat mata tidak bisa dibedakan. Apalagi itu dikemas dengan wangi-wangian, buah-buahan, sehingga ganja sekalipun yang mungkin kita tahu wanginya khas, itu berhasil diekstrak oleh para penyelundup sehingga akhirnya bisa rasanya seperti buah-buahan," tutup Suyudi.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5441352/original/085354000_1765504848-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-12-12T084357.150.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5528523/original/006924900_1773286985-cek_fakta_-_ikan_budidaya_link_pendaftaran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9380756/original/071937100_1792737316-Screenshot_2026-10-23_124005.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9380731/original/013852100_1792736272-cek_fakta_-_ikan_budidaya_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381328/original/097565600_1792805750-Ketamin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374385/original/015166600_1792048774-IMG_3363.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374348/original/023217800_1792047459-IMG_3364.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9377144/original/028388400_1792406634-Kapolri_Jenderal_Suyudi_Ario_Seto.jpg)