Guns N' Roses Konser di GBK 21 November 2026, Hadirkan Reuni 9 Dewa Gitar Rock Indonesia

Promotor konser ingin menyambut Guns N' Roses sebagai tamu istimewa dengan mempersembahkan karya para musisi legendaris dalam negeri.

Diterbitkan 17 Oktober 2026, 12:31 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Konser Guns N' Roses di Stadion Madya Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada Sabtu, 21 November 2026, akan memberikan suguhan istimewa. Pihak promotor menyiapkan kolaborasi 9 gitaris legendaris Indonesia, yang menjadi opening act konser tersebut.

Promotor Rajawali Indonesia, Anas Alimi, menjelaskan konsep pertunjukan pembuka tersebut mengangkat sejarah musik rock Indonesia. Ia ingin menyambut Guns N' Roses sebagai tamu istimewa dengan mempersembahkan karya para musisi legendaris dalam negeri.

"Sebelum tamu perform kita suguhkan memorabilia, kita punya sejarah band rock. Konsepnya nanti sembilan dewa gitar. Pertama ada Mas Ian Antono, Eet Sjahranie, Edi Kemput, Toto Tewel, Pay dari BIP, ada Azis MS Jamrud, John Paul Ivan Boomerang, ada Haji Rhoma Irama," kata Anas Alimi di Kawasan Senayan, Jakarta, Jumat (16/10/2026).

Gitaris Dewa Budjana dipercaya menjadi penata musik atau music director untuk meramu penampilan 9 gitaris tersebut. Budjana menjelaskan, konsep pertunjukan tidak sekadar mempertemukan para gitaris, tetapi juga menggambarkan perjalanan panjang musik rock Indonesia.

"Ngumpulin sembilan gitaris ini Mas Anas yang pilih. Dari Mas Anas dan Rajawali yang menentukan. Pasti memilih lagunya ya. Konsep ini bukan hanya sembilan dewa gitar, tapi perjalanan musik rock Indonesia. Pak Haji juga kan datang dari musik rock," ujar Budjana.

Kolaborasi ini juga menjadi kesempatan bagi para musisi senior untuk kembali berkumpul dalam satu panggung. Pay Burman menyambut antusias pertemuan tersebut dan menganggapnya sebagai momen kebersamaan yang menyenangkan.

"Aku sih seru, seperti keluarga kumpul gitaris-gitaris. Makasih Mas Anas ya," kata Pay.

Representasi Perjalanan Musik Rock Indonesia

Hal senada disampaikan Azis MS dari Jamrud. Ia menilai kesempatan tersebut bukan hanya menghadirkan pertunjukan musik, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi bagi para gitaris legendaris Indonesia.

"Kesempatan cukup baik. Selain acaranya, bersyukur lah kita bisa berkumpul bersama gitaris-gitaris ini," ujar Azis.

Anas menjelaskan, pemilihan sembilan gitaris memiliki makna tersendiri. Menurutnya, penampilan mereka diharapkan menjadi gambaran perjalanan musik rock Indonesia sekaligus suguhan pembuka yang istimewa untuk menyambut Guns N' Roses.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

"Penampilan GNR ini istimewa, maka opening act-nya harus lebih istimewa. Penampilan sembilan dewa ini jadi representasi perjalanan musik rock Indonesia. Dulu Bang Haji juga kan inspirasinya Deep Purple. Sengaja kita pilih angka sembilan, karena angka tertinggi," jelas Anas.

Halaman
Show All
m.altaf.jauhar, Ratnaning AsihTim Redaksi
Copy Link
Batalkan