Sukses

Hanura: Tak Ada Niat Wiranto Menyinggung Rhoma Irama

Sindiran Ketua Umum Partai Hanura Wiranto bahwa tokoh yang akan menjadi pesaingnya di Pilpres 2014 harus jelas latar belakanganya termasuk dari segi pendidikan, berbuntut panjang. Namun, Hanura menegaskan, tak ada niatan Wiranto menyudutkan capres lain, termasuk Rhoma Irama.

"Apa yang disampaikan Pak Wiranto itu secara obyektif menatap bangsa ke depannya agar sumber daya manusia (SDM) bisa bersaing, bukan menyinggung pesaingnya atau siapa," kata Sekjen Hanura Dossy Iskandar saat dihubungi Liputan6.com, di Jakarta, Sabtu (14/12/13).

Dossy berujar, yang dimaksud latar belakang pendidikan yang jelas dan SDM yang berkualitas, seperti yang dikatakan Wiranto, adalah syarat sebagai calon pemimpin bangsa ini agar bisa bersaing secara global. Karenanya, untuk bisa bersaing secara global itulah Wiranto mengatakan SDM capres harus baik termasuk dari segi pendidikan untuk mengatasi permasalahan bangsa, yang semakin hari semakin kompleks.

"Persoalan bangsa ini kan semakin bertambah waktu semakin besar problemnya, apalagi persaingan global itu kan persaingan SDM-nya. Kalau pemimpin pengetahuannya rendah itu bagaimana bisa mengatasi," ujar Dossy.

Sekali lagi Dossy menegaskan, apa yang dikatan Wiranto itu tak bertujuan untuk menyudutkan bahkan menyinggung orang lain.

"Kita tidak ada menyudutkan, Pak Camat saja sarjana, apalagi presiden kan? Pesannya Pak Wiranto adalah, bangsa ini perlu dipimpin oleh orang yang mempunyai kualitas SDM yang baik dan berwawasan luas," tandas Dossy.

Namun, perkataan Wiranto tersebut ditanggapi oleh capres dari PKB, Rhoma Irama, dan Ketua Umum PKB Muahaimin Iskandar, keduanya merasa tersinggung atas apa yang dikatakan Wiranto. Bahkan untuk membuktikan siapa yang berwawasan luas dan lebih populer, Rhoma menantang adu visi misi di lapangan terbuka dan televisi. (Ein/Mut)

Baca juga:
Rhoma Irama: Saya Tantang Wiranto di Lapangan Terbuka
Rhoma Irama Disindir, Muhaimin: PKB Tak Takut Wiranto