Djarot: PDIP Makin Solid Meski Jokowi Temui Kader PSI

Djarot mengatakan, rencana safari politik Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), ke sejumlah daerah tidak akan memengaruhi kekuatan mesin politik partainya di daerah basis.

Diterbitkan 30 Mei 2026, 15:21 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Djarot (PDIP) menyatakan safari Jokowi justru menguatkan soliditas internal partai.
  • Djarot menyentil Jokowi agar meluruskan isu keaslian ijazah saat kunjungan daerah.
  • PDIP menganggap peran Jokowi sebagai Ketua Dewan Pembina PSI bukan rahasia lagi.

Liputan6.com, Jakarta - Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Djarot Saiful Hidayat, menegaskan bahwa rencana safari politik Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), ke sejumlah daerah tidak akan memengaruhi kekuatan mesin politik partainya di daerah basis.

Langkah tersebut dinilai justru akan membuat internal PDIP makin merapatkan barisan.

Pernyataan ini menanggapi kabar mengenai rencana kunjungan Jokowi ke Sumatra Barat (Sumbar), Lampung, dan Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama Partai Solidaritas Indonesia (PSI) pada awal Juni mendatang.

“Justru dengan beliau turun ke beberapa wilayah itu justru partai kita semakin solid ya. Partai kita akan semakin solid untuk membangun internal partai maupun lebih solid untuk turun ke bawah. Jadi silakan aja beliau keliling ke mana pun, bebas ya,” kata Djarot di Jakarta Utara, Sabtu (30/5/2026).

Selain menanggapi agenda kunjungan, Djarot juga melayangkan sentilan terkait isu lama yang sempat menerpa mantan Wali Kota Solo tersebut. Ia berharap momentum kunjungan ke daerah ini dimanfaatkan Jokowi untuk meluruskan polemik mengenai keaslian dokumen pendidikannya langsung di hadapan masyarakat.

“Tapi ya beliau juga harus bisa menjelaskan, menunjukkan supaya masyarakat betul-betul yakin ya bahwa ijazahnya itu asli. Tunjukkan aja ijazahnya. Paling enak itu nggak usah pakai drama-drama di pengadilan gitu loh ya. Kalau Anda tanya ijazah saya, saya tunjukkan pada Anda gitu ya,” tutur Djarot.

Tak hanya soal ijazah, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini turut mengomentari desas-desus yang menyebut Jokowi akan segera diumumkan sebagai Ketua Dewan Pembina PSI. Menurut Djarot, hal tersebut bukan lagi rahasia besar bagi publik.

“Waktu daftar ke Kemenkumham kan jelas itu ya, dewan pembinanya inisialnya apa J? Ya sudahlah itu drama-drama gitu kan ya. Udah jelas gitu loh. Rakyat ini sudah pandai, sudah cerdas untuk bisa melihat, udah tahulah drama-drama seperti itu ya,” pungkasnya.

 

Daerah Persiapkan Kunjungan Jokowi

Sementara itu, pihak internal PSI di daerah telah mengonfirmasi bahwa persiapan untuk menyambut kedatangan mantan orang nomor satu di Indonesia tersebut tengah berjalan.

Berdasarkan koordinasi sementara, kunjungan Jokowi dijadwalkan berlangsung pada periode 1 hingga 6 Juni 2026.

Ketua DPD PSI Bandar Lampung, Randy Aditya Gumay, mengungkapkan bahwa Provinsi Lampung menjadi salah satu titik utama yang akan disinggahi selama kurang lebih tiga hari guna menghadiri sejumlah agenda bersama masyarakat.

"Iya, infonya kegiatan Bapak (Jokowi) itu tanggal 1 sampai 6 awal Juni," kata Randy saat dikonfirmasi terpisah pada Selasa (26/5/2026).

Meskipun jadwal detail kedatangan masih menunggu kepastian dari pusat, PSI Lampung menyatakan telah memetakan beberapa wilayah yang masuk ke dalam rencana tentatif kunjungan.

"Lampungnya belum tahu tanggal berapa. Tapi untuk rundown sementara, insya Allah di daerah Bandar Lampung, Lampung Tengah, dan Lampung Timur," jelas Randy.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6