Sukses

Tiap Survei Capres Dikalahkan Jokowi, Apa Kata Rhoma Irama?

Hampir setiap survei, posisi raja dangdut Rhoma Irama kalah jauh dari tokoh lain, terutama Gubernur Jakarta Joko Widodo. Apa tanggapan Rhoma Irama?

"Kalau survei, itu kan tergantung sampling-nya. Tergantung segmen mana yang diwawancarai. Tidak bisa tingkat polularitas hanya dilihat dari survei semata," ujar Rhoma kepada Liputan6.com di Jakarta, Sabtu (3/8/2013).

Bagi Rhoma, waktu yang tersisa untuk meningkatkan tingkat popularitasnya sebagai calon presiden masih cukup panjang. Terlebih pemimpin Soneta Grup ini sudah lebih dahulu populer sebagai seorang pemusik dangdut.

"Ini kan masih jauh. Masih ada waktu untuk terus melakukan sosialisasi," kata Rhoma.

Dia menjelaskan, saat ini dirinya tengah gencar melakukan safari Ramadan dari satu daerah ke daerah lain. Selain untuk menyampaikan dakwah, Rhoma juga menyampaikan niatnya untuk maju sebagai capres dari PKB.

"Kita selama ini lakukan safari Ramadan dalam rangka Tabligh Akbar Ramadan seperti itu, sekaligus sosialisasi. Dan ternyata ini sosialisasi bagi masyarakat juga. Itu kita lakukan dari tiap daerah," papar Rhoma.

Sebagai capres yang dukung PKB yang mempunyai basis massa dari Nahdhatul Ulama (NU), Rhoma telah membentuk sebuah organisasi keagamaan yang selain mempunyai kegiatan dakwah, juga membantu menyosialisasikan dirinya sebagai capres.

"Kebetulan kita punya Forum Komunikasi Takmir Masjid. Dan itu kita sudah eksis di 29 provinsi. Itu massanya hampir seluruhnya massa NU juga. Jadi kita sangat dekat sekali," tutup Rhoma. (Riz/Mut)

Loading