Sosok Sederhana Anggota BPK Haerul Saleh yang Meninggal dalam Kebakaran Rumah

Haerul Saleh dikenal sebagai sosok sederhana, pekerja keras, dan memiliki dedikasi tinggi terhadap bangsa dan negara.

Diterbitkan 08 Mei 2026, 11:36 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Anggota IV BPK RI Haerul Saleh meninggal dunia akibat kebakaran rumahnya.
  • Mentan Amran Sulaiman mengenang Haerul sebagai pribadi sederhana dan berdedikasi.
  • Kebakaran di Jagakarsa diduga dari tiner bekas renovasi, korban KS (49) meninggal.

Liputan6.com, Jakarta - Anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Haerul Saleh meninggal dunia usai rumahnya mengalami musibah kebakaran, Jumat (8/5/2026). Dia dikenal sebagai sosok yang sederhana.

Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengenang Haerul Saleh sebagai sosok sederhana, pekerja keras, dan memiliki dedikasi tinggi terhadap bangsa dan negara.

“Beliau adalah pribadi yang baik, tenang, sederhana, dan memiliki komitmen besar dalam menjaga integritas serta tata kelola pemerintahan yang baik,” ujar Mentan. Dilansir Antara. 

Di mata Mentan Amran, almarhum merupakan figur yang selalu mengedepankan profesionalisme dan pengabdian dalam setiap tugas yang dijalankan. 

“Beliau sosok yang sangat menghargai kerja keras dan selalu mengedepankan kepentingan bangsa dan negara. Kami kehilangan salah satu putra terbaik bangsa yang telah banyak mengabdikan diri untuk Indonesia,” katanya. 

Sementara itu, Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengaku terkejut mendengar kabar meninggalnya Haerul Saleh. Haerul Saleh adalah salah satu sahabat Habiburokhman. Dia menilai Haerul Saleh adalah sosok yang cerdas.

"Beliau salah satu sahabat saya. Sebelum Pemilu 2014, satu kamar saat pelatihan kaderisasi Gerindra," kata Habiburokhman.

Insiden Kebakaran

Kebakaran menghanguskan rumah yang berada di Jalan TB Simatupang Nomor 3, RT )3 RW 02, Kelurahan Tanjung Barat, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (8/5/2026). Seorang warga berinisial KS (49) meninggal dunia dalam peristiwa ini.

"Untuk korban meninggal dunia atas nama KS (49) sudah diatasi oleh petugas," kata Kepala Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan Asril Rizal saat dikonfirmasi di Jakarta.

Asril mengatakan saat ini jenazah sudah dibawa menggunakan ambulans ke RSUD Pasar Minggu untuk penanganan lebih lanjut.

Pada awalnya, petugas mendapatkan informasi dari ketua RT setempat yang melihat asap hitam mengepul dari lantai tiga rumah.

"Diduga api berasal dari sisa-sisa tiner bekas renovasi rumah," ucap dia.

Kemudian saksi mata menghubungi petugas Gulkarmat Jakarta Selatan untuk meminta bantuan.

Personel Gulkarmat Jakarta Selatan melakukan pemadaman pukul 08.07 WIB dan selesai operasi pukul 08.46 WIB.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6