Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur: Semua Korban Dievakuasi Kurang dari 12 Jam

Korban meninggal dunia akibat kecelakaan kereta api berjumlah 14 orang, 84 dirawat.

Diterbitkan 28 April 2026, 11:37 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Evakuasi kecelakaan KRL vs KA Argo Bromo di Bekasi Timur selesai 100%.
  • Jalur hilir normal, KRL ditutup sementara hingga Stasiun Bekasi.
  • Tidak ada korban ditemukan; pos tanggap darurat dibuka dua minggu.

Liputan6.com, Jakarta - Proses evakuasi pascainsiden kecelakaan KRL vs KA Argo Bromo di Bekasi Timur selesai dilakukan. Proses evakuasi memakan waktu lebih kurang 10 jam sejak kecelakaan terjadi pukul 20.50 Wib.

"Evakuasi dari Kereta Argo Anggrek sudah kami bisa lakukan 100 persen. Sekarang kalau dilihat juga lokomotifnya sudah lepas dari rangkaian terakhir KRL yang terdampak," kata Dirut PT KAI, Bobby Rasyidin, dalam jumpa pers di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026).

Bobby juga memastikan jalur tempat kecelakaan terjadi sebenarnya sudah steril sejak kemarin malam. Tetapi, KRL belum bisa beroperasi.

"Jalur hilirnya juga dari tadi malam juga sudah kita buka dan bisa beroperasi normal. Sementara untuk Commuter Line atau KRL akan ditutup dulu. Akan ditutup dulu dan stasiun terakhir layanan terakhir adalah Stasiun Bekasi," katanya.

 

Tidak Lagi Ditemukan Korban di Lokasi

Ditambahkan Kabasarnas Marsekal Madya Muhammad Syafii, selain lokomotif yang sudah terlepas, korban juga dipastikan sudah tidak ada lagi di lokasi. Namun di lokasi, proses pembersihan masih terus dilakukan.

"Saya sampaikan bahwa saya pastikan sudah tidak ada korban yang kita temukan. 100% yang kita evakuasi perempuan. Namun dalam proses pembersihan bangkai kereta, andai saja diketemukan sekecil apa pun body part dari tubuh, tentunya kita akan melakukan tindakan sesuai dengan prosedur dan itu memang harus kita lakukan," katanya.

Dirut KAI menambahkan, sampai saat ini pos tanggap darurat masih terus dibuka di Stasiun Bekasi. Begitu juga call center 121.

"Dan kami akan extend pos tanggap darurat ini selama dua minggu ke depan, 14 hari, dan itu akan ada diStasiun Gambir dan di Stasiun Bekasi Timur ini. Mungkin singkatnya begitu yang bisa kami sampaikan, mungkin selanjutnya secara teknis evakuasi Pak KepalaBasarnas," ujar Bobby.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6