Prabowo Perintahkan Semua Perlintasan Kereta Api Diperbaiki, Bangun Flyover dan Pos Jaga

Prabowo memperkirakan perbaikan itu akan menelan biaya Rp 4 triliun.

Diterbitkan 28 April 2026, 10:23 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Prabowo soroti 1.800 perlintasan KA berbahaya pasca insiden KRL di Bekasi, 14 tewas.
  • Presiden perintahkan perbaikan semua perlintasan KA, termasuk pos jaga/flyover, Rp 4 T.
  • Korban insiden KRL akan dapat kompensasi; KAI tangani identifikasi dan barang hilang.

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyoroti kondisi perlintasan kereta api di Indonesia pascainsiden KRL ditabrak KA Argo Bromo di Bekasi Timur. Data terbaru, 14 orang meninggal dunia.

"Di Jawa ada 1.800 titik yang juga lintasan seperti ini, saya kira dari zaman belanda sudah berapa puluh tahun. Sekarang sudahlah kita selesaikan semua itu," kata Prabowo usai menjenguk para korban yang menjalani perawatan di RSUD Bekasi, Selasa (28/4/2026).

Prabowo ingin semua hal yang berkaitan dengan operasional kereta api diperbaiki. Termasuk perlintasan karena sangat vital dalam lalu lintas perjalanan kereta api.

"Saya sudah perintahkan kita akan perbaiki semua ya lintasan tersebut, apakah dengan dilakukan pos jaga atau dengan flyover," ujar Prabowo.

Dia memperkirakan perbaikan itu akan menelan biaya Rp 4 triliun. Prabowo tak mau rencana perbaikan itu ada penundaan lagi karena sangat mendesak.

"Demi keselamatan karena sangat penting. Kita perlu kereta api dan kita harus keluarkan itu. Sekarang sudah saatnya, sudah berapa puluh tahun tidak dilakukan, kita sekarang lakukan," ujarnya.

 

Para Korban Dapat Kompensasi

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo menyampaikan rasa prihatin dan duka cita mendalam atas peristiwa itu. Saat membesuk ke rumah sakit, dia mendapat informasi sebagian korban sudah diperbolehkan pulang. Prabowo juga memastikan semua korban akan mendapatkan kompensasi atas insiden tersebut.

"Sebagian sudah pulang kalau enggak salah total ada 54, hampir semuanya sudah ditangani saya lihat. Pokoknya semua sudah diurus," tegas Prabowo.

 

14 Orang Meninggal Dunia

Sebelumnya, Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyampaikan data korban terbaru hingga pukul 08.45 WIB. Tercatat 14 orang meninggal dunia.

"Korban meninggal dunia telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut. Sementara itu, 84 korban luka telah mendapatkan penanganan medis di berbagai fasilitas kesehatan," ujar Bobby melalui keterangan tertulis yang diterima, Selasa (28/4/2026).

Korban dibawa ke sejumlah rumah sakit. Antara lain RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.

"KAI juga menyampaikan bahwa barang-barang milik pelanggan yang ditemukan di lokasi kejadian telah diamankan dan saat ini berada di layanan lost and found," ucap Bobby.

"Pendataan dan pengelolaan barang tersebut dilakukan secara terkoordinasi bersama pihak kepolisian untuk mendukung proses identifikasi dan kebutuhan penanganan lebih lanjut," sambung dia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6