Wamenhub Ungkap Penggunaan Jet Pribadi Meningkat di Momen Lebaran 2026

Wamenhub sebut peningkatan mobilitas masyarakat selama Lebaran 2026 tidak hanya terjadi pada transportasi umum, tetapi juga pada penerbangan jet pribadi.

Diterbitkan 01 April 2026, 15:48 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Penggunaan transportasi udara, termasuk jet pribadi, melonjak saat Lebaran 2026.
  • Total 23,54 juta penumpang angkutan umum naik, semua moda alami peningkatan.
  • Kereta api dan penyeberangan mencatat kenaikan penumpang tertinggi.

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Menteri Perhubungan (Wamenhub) Suntana mengungkapkan jumlah masyarakat yang menggunakan moda transportasi udara atau pesawat mengalami lonjakan selama momen Lebaran 2026.

Bahkan, menurut dia, kenaikan ini termasuk jumlah penumpang yang menggunakan private jet atau jet pribadi.

"Data jumlah penerbangan mengalami kenaikan termasuk private jet bertambah untuk tahun Lebaran ini," jelas Suntana di Kantor Staf Presiden, Jakarta, Rabu (1/4/2026).

Dia menyampaikan bahwa jumlah penumpang angkutan umum selama masa Lebaran 2026 mengalami peningkatan yakni, sebanyak 23,54 juta orang.

Suntana menyebut kenaikan terjadi di semua moda transportasi umum.

"Seperti di moda angkutan jalan mengalami kenaikan sebesar 11,6 persen. Moda angkutan laut mengalami kenaikan sebesar 9,86 persen. Moda angkutan udara mengalami kenaikan sebesar 6,97 persen," ujarnya.

 

Jumlah Penumpang Alami Kenaikan

Adapun untuk masyarakat yang menggunakan moda transportasi udara sebanyak 4,77 juta orang. Jumlah ini mengalami kenaikan sebesar 6,97 persen dibandingkan tahun 2025.

"Kami laporkan terjadi kenaikan memang kebutuhan pesawat dan pesawat privat jet untuk kebutuhan silaturahmi juga cukup tinggi," tutur Suntana.

Berdasarkan data yang diterima Kementerian Perhubungan, kenaikan terbesar terjadi di moda transportasi kereta api. Total ada 7,31 Juta penumpang yang menggunakan kereta api selama momen Lebaran 2026.

"Jadi yang berikut adalah kereta api yang luar biasa mengalami kenaikan 10 persen dan moda penyebrangan yang kami sangat luar biasa surprise itu naik sampai 15 persen," kata Suntana.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6